alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Jangan ke Mataram Dulu!! Arus Masuk Warga Luar Kota Dibatasi

MATARAM-Rekayasa lalu lintas dilakukan Pemkot Mataram. Menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. ”Mulai diberlakukan H-1 sampai H+1 Idul Fitri,” kata juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa.

Dalam skema yang disusun Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram ada 13 ruas jalan yang akan dilakukan pengalihan arus keluar masuk. Rinciannya 6 jalan dikhususkan untuk arus keluar Kota Mataram; 6 jalan khusus untuk arus masuk; dan satu jalan tetap dijadikan dua arah.

Untuk arus keluar, berada di Jalan Gajah Mada, berlaku satu arah Utara ke Selatan; Jalan Prabu Rangkasari satu arah dari Utara ke Selatan; Jalan Selaparang, satu arah dari Barat ke Timur; Jalan Diponegoro, satu arah dari Selatan ke Utara; Jalan Dr. Soetomo, satu arah dari selatan ke Utara. Dan Jalan Saleh Sungkar juga berlaku satu arah, dari Selatan ke Utara.

Adapun arus masuk kota, berada di Jalan Dr. Soedjono, satu arah dari Timur ke Barat; Jalan Bung Karno, satu arah dari Selatan ke Utara; Jalan Brawijaya, satu arah dari Timur ke Barat; Jalan Gora, satu arah dari Timur ke Barat; Jalan Terusan Bung Hatta, satu arah dari Utara ke Selatan; Jalan Udayana, juga satu arah dari Utara ke Selatan.

”Untuk Jalan Adi Sucipto, itu tetap dua arah,” ujarnya.

Di 13 titik merupakan cek poin. Nantinya akan ditempatkan petugas. Guna melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang masuk.

Prosedur pemeriksaannya, kata Suwandiasa, sepeda motor wajib gunakan helm dan masker. Kendaraan roda empat atau lebih, juga begitu. Wajib mengenakan masker. Pelaksanaan cek poin dilakukan dari pukul 07.00 Wita hingga 21.00 Wita.

”Kalau yang angkut logistik dan barang, itu tetap bisa masuk ke Kota Mataram,” kata Suwandiasa. (dit/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks