alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Usulan Pergantian Wakil Ketua DPRD Mataram Tertahan di Pemprov

MATARAM-Usulan pergantian wakil Ketua DPRD Kota Mataram ke Pemprov NTB masih belum di respons. Padahal, usulan pergantian tersebut sudah masuk sejak 26 Mei lalu. Namun hingga kini pemprov NTB belum juga merespons yang membuat pelantikan pergantian wakil Ketua dari Partai Gerindra tertunda.

“Kalau ditingkat kita (kota) sudah selesai,” kata Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi.

Sebelumnya, sidang paripurna pergantian wakil ketua dari usulan DPP Gerindra sudah dilakukan 25 Mei lalu. Dimana, Wakil Ketua I Gde Sudiartha digantikan oleh Abdul Rahman sesuai dengan SK dari DPP Gerindra dan Fraksi Gerindra DPRD Kota Mataram. Namun hingga kini usulan itu belum ada jawaban dari Biro Pemerintahan Pemprov NTB.

Saat ini kata Didi, usulan pergantian wakil ketua di tahap provinsi. Artinya, bentuk usulan terhadap pergantian maupun pengangkatan wakil ketua itu harus ada SK. “Sekarang posisi kita tinggal menunggu SK gubernur,” terang politisi Golkar ini.

Baca Juga :  Wali Kota Mataram Minta Insentif Tenaga Kesehatan Segera Dibayar

Dari komunikasi yang dilakukan kata Didi, dari informasi didapatkan sudah ada final dan usulan tersebut sudah di meja gubernur. “Kemungkinan tinggal ditandatangani saja,” cetusnya.

Ditegaskan, jika hari ini diterima SK tersebut pihaknya akan langsung melakukan persiapan pelantikan pergantian wakil Ketua DPRD Kota Mataram. “Informasinya sih sudah di meja gubernur. Kumungkinan sudah diteken,” terangnya.

Didi juga sudah meminta sekretaris dewan untuk mengkonfirmasi lebih lanjut soal usulan tersebut ke pemprov NTB agar pihaknya ada gambaran. “Intinya sekarang kita menunggu SK itu,” ucapnya.

Sekretaris DPRD Kota Mataram H Lalu Aria Dharma mengatakan, usulan pergantian wakil ketua masih menunggu SK dari provinsi belum turun. “Kalau sudah ada tanda tangan dari gubernur langsung kita pelantikan,” terangnya.

Baca Juga :  Harum Fokus Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi

Dari informasi diterima lanjut dia,  gubernur NTB masih sibuk mengurus MXGP Samota. Namun demikian pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan kepala Biro Pemerintahan Setda NTB. Jika usulan ini belum turun atau belum ditandatangani maka  akan disusul ke Sumbawa. “Ini informasi yang kami terima. Bolanya sekarang ini ada di provinsi,” imbuhnya.

Dia tidak ingin pelantikan wakil ketua menunggu waktu yang cukup lama. Karena setelah ada tanda tangan gubermur pihaknya akan bersurat ke pengadilan negeri untuk pelantikan. “Intinya sekarang kami masih menunggu SK dari provinsi,” pungkasnya. (jay/r3)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/