alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Ada Gejala Korona, Segera Periksa!

MATARAM-Kurangi aktivitas di luar rumah menjadi imbauan guna mencegah penyebaran virus Korona. ”Ini sebagai langkah pencegahan. Kita harus waspada,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Menghadapi pandemi virus korona, Ahyar meminta masyarakat juga proaktif. Di sisi lain, pemerintah telah menyediakan sarana di ruang publik. Seperti penambahan tempat cuci tangan di seluruh taman kota.

Keterlibatan masyarakat, dengan cara mematuhi imbauan yang dikeluarkan pemerintah. Seperti membatasi aktivitas di luar rumah. Menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Hingga tidak bepergian ke wilayah endemis korona.

Selain itu, Ahyar juga berharap masyarakat yang sakit. Terindikasi seperti gejala yang ditimbulkan akibat terpapar virus korona, untuk tidak menyembunyikannya. ”Lapor ke petugas kesehatan. Gak boleh begitu,” cetus Ahyar.

Kata Ahyar, ia akan menginstruksikan kepada petugas kesehatan. Termasuk petugas di kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan. Untuk memantau kondisi warga mereka di wilayah masing-masing.

Apabila menemukan warganya yang terindikasi dan sakit, diharapkan bisa langsung dijemput. ”Kita hindari terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan lakukan pencegahan lebih dini. Kita juga menjaga,” tuturnya.

Potensi warga yang tidak responsif dengan petugas kesehatan dipicu masalah psikologis. Ada kekhawatiran sakit yang diderita akibat virus korona, membuat mereka dikucilkan lingkungan sekitar. Atau ketakutan harus diisolasi.

Menurut Ahyar, hal tersebut tentu tidak dibenarkan. Warga harus memikirkan kepentingan yang lebih luas. Pemerintah tentunya akan berusaha juga semaksimal mungkin untuk memastikan kesehatan warganya terjaga.

”Kita meminta warga lainnya juga kalau menemukan hal seperti itu, bisa melaporkan kepada satgas. Setidaknya di lingkungan,” kata Ahyar.

Ahyar melanjutkan, pemkot sudah mulai membuat tempat cuci tangan di sejumlah ruang publik. Ia berharap perusahaan swasta bisa juga mengikuti. Termasuk BUMD dan BUMN yang berkantor di Mataram.

Kampanye untuk mencegah penyebaran virus Korona, terlihat tidak saja dilakukan pemerintah. Beberapa ritel modern nampak menempelkan stiker imbauan di pintu masuk toko. Isinya, meminta pembeli untuk membuka pintu menggunakan siku atau mendorong dengan bahu.

Imbauan ini untuk menghindari penyebaran virus korona yang tertempel pada gagang pintu. ”Seluruh toko ditempeli imbauan seperti itu,” kata Ayu, salah seorang pramuniaga. (dit/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks