alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pemkot Mataram Berencana Bagi-bagi Masker Gratis

MATARAM-Pemkot Mataram berencana membeli masker dalam jumlah besar. Guna dibagikan kepada pegawai dan masyarakat yang membutuhkan. ”Rencananya masker akan didistribusikan ke masing-masing kelurahan,” kata Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito.

Hanya saja, pemkot terkendala dengan harga. Juga kelangkaan masker di pasaran. Eko mengatakan, harga masker dalam beberapa bulan terakhir melonjak tinggi. Begitu pula dengan hand sanitizer.

”Setelah kita kontak, harganya begitu tinggi,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkot Mataram berencana mendiskusikan rencana pengadaan tersebut dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Apakah memungkinkan untuk mengadakan masker dengan harga pasaran yang tidak normal.

”Pada prinsipnya kami sudah siap untuk melakukan itu,” kata Eko.

Jika Pemkot Mataram masih berpikir untuk mengadakan masker, Endris Foundation sudah memulainya. Menamakannya masker project. Melibatkan penjahit. Terutama mereka yang disabilitas.

Ketua Endris Foundation Endri Susanto mengatakan, tujuan program ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona melalui udara. ”Kita harapkan ini bisa ditiru oleh semua penjahit seluruh Indonesia,” kata Endri, kemarin.

Menurut Endri, pembuatan masker kain bisa dilakukan dari dalam ruangan atau rumah. Tanpa harus berinteraksi dengan dunia luar. Hasilnya tidak saja bisa digunakan untuk diri sendiri maupun keluarga.

Masker yang dibuat bisa kemudian dijual kepada masyarakat. Apalagi saat ini tengah terjadi kelangkaan masker di pasaran. ”Artinya bisa menunjang pendapatan ekonomi, tanpa harus beaktivitas di luar rumah,” tuturnya.

Program ini dijalankan Yayasan Endris dengan melibatkan penjahit disabilitas. Produksi masker yang mereka buat menjadi solusi untuk membantu masyarakat. Memudahkan warga untuk mendapatkan masker.

Pembuatan masker kain sudah dimulai awal Maret ini. Diawali dengan lima orang penjahit difabel. Satu penjahit bisa menghasilkan sampai 50 pieces masker per harinya. Kata Endri, sampai sekarang sudah ada sekitar 1.500 masker yang telah dibuat.

”Yang sudah dibuat itu kita bagikan gratis untuk pasien dan keluarga pasien dari Yayasan Endris,” ujarnya.

Dengan program ini, Endris Foundation menargetkan Rp 1 miliar masker yang bisa diproduksi. Ia berharap pemerintah bisa mengadopsi program tersebut. Merangkut setiap penjahit di masing-masing wilayah.

Ada sekitar dua juta orang yang berprofesi sebagai penjahit di Indonesia. Dengan jumlah tersebut, tentu akan lebih banyak masker yang bisa diproduksi. Sehingga solusi terhadap kelangkaan masker bisa teratasi.

”Semangat kami bergotong-royong membuat masker untuk seluruh masyarakat,” kata Endri. (dit/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks