alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Roah, Nyongkolan, Resepsi Tunda Dulu, Ini Imbauan Kapolri

MATARAM-Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengeluarkan maklumat. Isinya meminta masyarakat tidak menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa.  Hal ini untuk mencegah penyebaran virus Korona di Masyarakat.

Kegiatan yang diimbau untuk ditangguhkan sementara antara lain, pertemuan sosial, budaya, keagamaan, dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarahsehan dan sebagainya. Kemudian tidak menggelar konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga.

Termasuk juga kegiatan olahraga, kesenian, dan jasa hiburan. Unjuk rasa, pawai, dan karnaval. ”Serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa,” kata Jenderal Pol Idham Azis, dalam maklumat tersebut.

Menanggapi maklumat ini Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, kemarin, mengeluarkan surat edaran kepada bupati dan wali kota se-NTB untuk menutup tempat hiburan. ”Baik yang dikelola pemerintah, swasta, desa wisata, dan masyarakat,” tegas Gubernur Zul, dalam surat imbauan nomor 800 itu.

Penutupan tempat hiburan mulai berlaku hari ini, Senin, 23 Maret. Penutupan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. ”Sewaktu-waktu dapat dievaluasi sesuai perkembangan,” katanya.

Selain tempat hiburan, kegiatan di Masjid Raya Hubbul Wathan dan Ballroom  Islamic Center NTB ditutup hari ini. Salat Jumat, tanggal 27 Maret mendatang juga ditiadakan. ”Pelayanan salat jamaah, seminar, akad nikah, resepsi, dan lainnya ditiadakan,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal.

Meski belum ada warga di NTB yang positif terjangkit virus Korona, langkah itu dilakukan untuk memotong rantai penyebaran Covid-19. ”Aktivitas wisata di sana kita hentikan,” katanya.

Sedangkan untuk salat lima waktu kemungkinan bisa karena jumlah jamaah tidak banyak. ”Bisa salat asal jamaah tidak banyak,” katanya.

Faozal menyebut, IC selama ini telah menjadi ikon Lombok sebagai pulau seribu masjid serta ikon pariwisata syariah. ”Banyak wisatawan domestik dan mancanegara datang ke sana,” katanya.

Penutupan sementara dilakukan untuk memperkecil ruang gerak potensi penyebaran virus Korona. ”Penyebaran virus ini tidak mengenal tempat dan waktu, sehingga prioritas kita sekarang adalah keselamatan masyarakat,” katanya.

Penutupan tempat hiburan dilakukan secara bertahap, sebab surat gubernur diterima hari ini oleh para bupati dan wali kota. ”Sekarang tinggal bupati dan wali kota, mereka yang menindaklanjuti sebagai pemilik wilayah,” ujarnya.(ili/r2/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks