alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Sekolah Diliburkan, Pengemis Anak Bermunculan

MATARAM-Pengemis anak bermunculan. Meminta-minta di sejumlah simpang empat di Kota Mataram. Pascadiliburkannya kegiatan pendidikan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus korona.

Salah satunya nampak di simpang lima Ampenan dan simpang empat di Jalan Majapahit. Anak-anak yang sebenarnya masih dalam usia sekolah, justru menjadi pengemis.

Cara mereka meminta sudah pada taraf mengganggu pengendara. Sedikit memaksa dengan menempelkan wajah ke jendela mobil.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Hj Baiq Asnayati mengatakan, satgas sosial terus memantau kondisi di lapangan. Apalagi setelah imbauan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di seluruh jenjang pendidikan. ”Tetap melaksanakan tugas. Tidak libur,” kata Asna.

Mengenai pengemis di simpang lima Ampenan, sudah juga terpantau Satgas Sosial. Mereka bahkan sempat menangkap anak-anak tersebut. Asna mengatakan, anak-anak di sana berasal dari Lingkungan Pelembak dan Batu Gepeng, Kelurahan Ampenan Utara.

Mereka, lanjut Asna, juga berstatus anak-anak putus sekolah. ”Dari keluarga broken home juga. Jadi bukan anak-anak sekolah yang libur terus mengemis,” tuturnya.

Setelah ditangkap, petugas sebenarnya hendak membawa mereka ke Panti Sosial Paramita.di Labuapi, Lombok Barat. Hanya saja, ketika dibawa, saat itu pelayanan di Panti Paramita sudah tutup.

”Akhirnya ya kita bawa kembali ke rumahnya. Minta lingkungan untuk melakukan pembinaan,” ujar dia.

Asna mengimbau, jika masyarakat melihat gelandangan dan pengemis (gepeng) berkeliaran diharapkan bisa melaporkannya kepada petugas. Setelah menerima laporan, petugas bisa langsung melakukan penindakan.

”Kita terus pantau. Kalau ketemu, tolong fotokan, kami eksekusi. Satgas langsung meluncur,” tegas Asna.

Surat edaran Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh meminta masyarakat untuk beraktivitas di rumah saja. Kegiatan pendidikan juga sudah mulai libur dari Rabu pekan lalu. Begitu pula ASN Pemkot Mataram, sebagian sudah mulai bekerja dari rumah.

Kebijakan ini diambil guna menekan penyebaran virus korona. Meski Kota Mataram belum ada kasus, tapi perlu bagi pemkot untuk mengimbau masyarakat agar tetap waspada.

Tidak cukup dengan imbauan, OPD juga diminta proaktif untuk melakukan pengawasan. Salah satu yang ditugasi adalah Satpol PP Kota Mataram. Komandan Satpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati mengatakan, setiap hari petugas turun. Mendatangi pusat permainan, seperti warnet dan game online.

Petugas juga datang ke tempat hiburan, kafe-kafe yang berada di mal. Hingga datang ke salon dan spa. ”Kita turunkan dua regu. Masing-masing regu ada lima petugas. Itu untuk mengawasi seluruh Kota Mataram,” kata Bayu.

Petugas Satpol PP yang turun lapangan memberi sosialisasi kepada masyarakat. Mengingatkan mengenai social distancing dan bahayanya virus Korona.

Tindakan tegas juga diambil petugas. Ketika menemukan banyak anak usia sekolah, yang berada di warnet maupun game online. Mereka diminta untuk bubar dan pulang ke rumah masing-masing.

”Petugas akan terus turun sampai situasi sudah aman. Jadi kita minta warga juga patuhi imbauan dari pemerintah,” tegas Bayu. (dit/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks