alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Peserta SKB CPNS di Mataram Mesti Bersabar, Jadwal Tes Belum Jelas

MATARAM-Pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS belum ada titik terang. Pelamar yang lulus seleksi kompetensi dasar (SKD), diharapkan bersabar. ”Belum ada petunjuk lebih lanjut lagi,” kata Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati, Rabu (22/4).

Jadwal pelaksanaan SKB CPNS Kota Mataram semula dilakukan 25 hingga 26 Maret. Namun pandemi Korona membuat rencana tersebut urung dilakukan.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kemudian menyusun ulang jadwal SKB. Direncanakan akhir April hingga awal Mei. Hanya saja, Nelly menyebut kabar tersebut masih rumor. Bahkan berpotensi kembali ditunda, imbas dari pandemi Covid-19.

”Belum pasti. Apalagi dengan kondisi sekarang. Kalau memang sudah ada kejelasan, kita siap saja untuk melaksanakan,” tuturnya.

Dalam tes SKD CPNS kemarin, sebanyak 275 formasi CPNS Kota Mataram tak semuanya terisi peserta tes seleksi kompetensi bidang (SKB). Selain formasi anastesi, ada 21 formasi guru kelas yang kosong. ”Dari 153 formasi guru kelas, 21 tidak terisi,” kata Kabid Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Mataram H Ahmad Mujahidin.

Kosongnya 21 formasi disebabkan tak ada pelamar. Juga peserta tes seleksi kompetensi dasar (SKD) di formasi tersebut, yang nilainya tidak lulus passing grade. ”Ada yang cuma satu pelamar, tapi tidak lulus,” tuturnya.

Berbeda kasus dengan formasi anestesi, kekosongan guru kelas tak dirisaukan BKPSDM. Kata Muja, kekosongan tersebut akan diisi dari peserta lain yang mengikuti tes SKB. Tentunya di formasi yang serupa, yakni guru kelas.

Untuk CPNS tahun ini ada 153 formasi guru kelas. Adapun yang kosong sebanyak 21 formasi. Sementara, sudah ada sekitar 28 formasi untuk guru kelas yang pasti terisi. Sebab, hanya ada satu peserta SKB di formasi tersebut. Artinya, ada 104 formasi guru kelas yang diperebutkan.

Dijelaskan Muja, dari 104 formasi tersebut, peserta yang mengikuti SKB ada yang berjumlah dua hingga tiga orang. Ini berlaku untuk tiga kali satu formasi. Sementara untuk kebutuhan dua formasi, pesertanya dari empat hingga enam orang.

Dari total jumlah peserta yang mengikuti SKB untuk 104 formasi, satu atau dua di antaranya, tentu dengan nilai tertinggi, akan lulus menjadi CPNS. Nah, sisanya itu, kata Muja, yang nanti mengisi 21 formasi kosong untuk guru kelas.

”Jadi tidak ada istilah kosong,” ucap Muja.

Pengisian dilakukan setelah proses integrasi nilai. Usai pelaksanaan tes SKB. Muja mengatakan, nilai mereka nanti akan dirangking. Dari nomor satu sampai 21. Mereka yang kemudian didistribusikan ke formasi kosong. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks