alexametrics
Senin, 3 Oktober 2022
Senin, 3 Oktober 2022

H Mohan Roliskana Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Inovatif 2022

SEMARANG– Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif  (KDI) 2022 kategori Ekonomi dari MNC Portal Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas inovasi wali kota dalam membangun dan menata perekonomian masyarakat Kota Mataram pasca pandemi Covid-19.

Malam penghargaan KDI 2022 dilaksanakan di  Kuil Sam Po Kong Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/9/2022). Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Komisaris Utama MNC Asia Holding Agung Firman Sampurna, Wakil Wali Kota Semarang Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu beserta 28 Kepala Daerah se Indonesia yang berprestasi dan patut mendapat penghargaan KDI 2022.

Untuk inovasi dalam bidang ekonom, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dinobatkan sebagai kepala daerah inovatif karena mengangkat budaya dan kearifan lokal. Ia mengenalkan hasil kreativitas para perajin di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui lomba fashion show batik Sasambo (sasak, samawa, mbojo). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kota Mataram untuk memotivasi para perajin agar terus berinovasi, berkreasi dan berkarya dari berbagai kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal daerah.

Baca Juga :  Siapa Berani Lawan Mohan?

Bahkan Wali Kota membuat kebijakan pejabat dan ASN di Kota Mataram diharuskan menggunakan batik Sasambo setiap hari Kamis. Setelah pejabat dan ASN, Wali Kota juga ingin batik Sasambo digunakan pada kalangan pendidikan, baik guru maupun siswa yang disesuaikan dengan identitas masing-masing sekolah. Melalui kebijakan itu, peningkatan produksi Sasambo di Mataram akan terus naik dan berdampak pada perputaran ekonomi bagi para perajin dan industri usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, Kota Mataram juga berinovasi dengan membuat program Kampung Tanggap Inflasi. Inovasi ini adalah upaya pemerintah Kota Mataram dalam menekan laju inflasi. Pemerintah bersama masyarakat memanfaatkan pekarangan sebagai tempat menanam sayur-sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi. Sehingga ketika terjadi kelangkaan dan kenaikan harga di pasar, masyarakat tidak panik dan inflasi pun terkendali.

Baca Juga :  Diusung Golkar, Mohan-Mujib Siapkan Deklarasi

Hasilnya, pengendalian inflasi di Kota Mataram terkontrol dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan tertinggi yang sebelumnya diterima Wali Kota Mataram pada TPID Awards tahun 2021 yang diadakan di Jakarta beberapa waktu yang lalu.  (ton)

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/