alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Polda NTB : Berkas Dua Penyelundup Sabu Asal Aceh Lengkap

MATARAM-Berkas penyidikan penyelundup narkoba asal Aceh Abdul Gaffar dan Muhammad Edi sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa peneliti. “Berkasnya sudah P21,” kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda NTB Kompol I Putu Sukarja di ruangannya, kemarin (21/10).

Keduanya dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Menurut jaksa unsur formil dan materil sudah terpenuhi,” jelasnya.

Gaffar dan Edi menyelundupkan narkoba ke Lombok dari Aceh. Modusnya, mereka menyelundupkan barang haram itu dengan dimasukkan ke dalam sandal.

Cara itu membuat mereka lolos dari pemeriksaan X-ray dan pengawasan petugas bandara. Namun, tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB melalui pelacakan tim IT berhasil mengungkap modus Gaffar dan Edi. Mereka ditangkap saat menginap di Hotel Palapa, Mataram, Juli lalu. Total sabu yang diamankan sebanyak 1 kilogram.

Sukarja mengatakan, penyidik sudah mengagendakan untuk pelimpahan tahap dua (pelimpahan barang bukti, berkas penyidikan, dan tersangka) ke jaksa penuntut umum (JPU). Itu untuk proses penuntutan di pengadilan. “Kita masih menunggu surat dari jaksa untuk proses tahap duanya,” bebernya.

Dari pengakuan tersangka, narkoba itu diduga dipesan seorang narapidana yang menjalankan hukuman di lapas Lombok Timur, berinisial LL. “Kita masih mengembangkan kasus tersebut,” terangnya.

Terduga pemesan sabu, LL  sudah dimintai keterangan. Awlanya, LL dijerat pasal 132 Undang-undang Narkotika. Hanya saja masih perlu pendalaman. “Kita belum tetapkan sebagai tersangka,” kata dia. (arl/r1)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks