alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Musrifa Nahkodai IBI Kota Mataram, Gelar Musyawarah Cabang VI

IKATAN Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Mataram menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI, Sabtu 21 Desember. Untuk memilih ketua, anggota dan pengurus baru periode 2019-2024. Musrifa terpilih sebagai ketua IBI Kota Mataram untuk periode mendatang.

Hadir dalam kegiatan sekaligus membuka acara ini, Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana. Ketua PKK Kota Mataram Hj Suryani Ahyar Abduh. Ketua GOW Kota Mataram Hj Kikin Roliskana. Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Provinsi NTB Wayan Mujungasih. Ketua Pengurus Cabang IBI Kota Mataram Periode 2013-2018 Wahyuni Soufhia. Para anggota, pengurus IBI Kota Mataram dan tamu undangan lainnya.

Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana mengapresiasi atas dilangsungkannya kegiatan tersebut. Muscab selain memilih ketua dan pengurus periode baru, juga menjadi momen konsolidasi seluruh bidan di Kota Mataram untuk mengoptimalkan fungsi IBI.

“Pekerjaan bidan sangat berat,” ujarnya disela-sela sambutan.

Berat namun tugas yang penuh keikhlasan. Profesionalitas tanpa keihklasan dalam bekerja sebagai bidan, maka hasilnya tidak akan maksimal. Sebab profesi bidan harus bisa memenuhi kebutuhan pasien, khususnya kaum perempuan.

“Sebelum ibu melahirkan, saat melahirkan, setelah melahirkan dan masa nifas,” tambahnya.

Mohan berharap, dengan pemilihan ketua dan pengurus yang baru dapat menjembatani apa saja yang menjadi kebutuhan para anggotanya. Terutama bagaimana upaya meningkatkan kualitas bidan di Kota Mataram.

“IBI sebagai wadah para bidan-bidan kita,” ucap orang nomor dua di Kota Mataram ini.

Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi NTB Wayan Mujungasih mengatakan, siapa pun yang menjadi ketua IBI Kota Mataram diharapkan mampu membawa kesejahteraan para bidan. Kepada para bidan ia berpesan untuk semuanya dapat bekerja secara tulus dan ikhlas melayani masyarakat.

“Sesuai dengan tema kita, bidan garda terdepan mengawal kesehatan maternal dan neonatal melalui gerakan masyarakat hidup sehat dan pelayanan berkualitas,” paparnya.

Ketua PC IBI Kota Mataram Periode 2013-2018 Wahyuni Soufhia  menyampaikan, muscab keenam ini menandakan sudah 30 tahun lamanya IBI berkiprah di Kota Mataram. Dalam pemilihan kepengurusan yang baru, diakui cukup banyak kandidat yang mumpuni. Namun kembali, semua tergantung dengan pilihan hati para anggota.

“Ini (muscab) jadi ajang menggunakan hak suara untuk memilih pemimpinnya,” terangnya.

Soufhia menambahkan, jumlah bidan di Kota mataram lebih dari 500 orang. Namun, pendidikan tertinggi yang diemban bidan adalah Diploma III. Sementara dalam amanat   UU Nomor 4 Tahun 2019 tentang kebidanan harus mengikuti pendidikan profesi. Sehingga dapat melaksanakan tugasnya secara mandiri.

“Apalagi tantangan sekarang dan kedepannya, cukup banyak tenaga-tenaga asing masuk ke Indonesia,” tambah Soufhia.

“Artinya pengetahuan dan skill bidan wajib ditingkatkan,” tegasnya.

Terpisah, Ketua PC IBI Kota Mataram Periode 2019-2024 Musrifa berkomitmen, tidak hanya akan membawa IBI menjadi organisasi yang handal. Juga menjadi organisasi yang profesional dengan menguatkan komitmen semua anggota.

“Komitmen untuk memajukan organisasi,” tukas bidan yang bertugas di Puskesmas Dasan Agung ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscab VI IBI Kota Mataram Afrina Susiarty mengaku bersyukur dan berterima kasih pada semua pihak yang sudah ikut berkontribusi. Sehingga acara muscab dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“Mewakili seluruh panitia kami merasa lega dan bahagia, acara ini berjalan sukses dan lancar,” tambahnya penuh semringah. (ewi/adv)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks