alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Ahyar Abduh Minta Tender Proyek Pemkot Mataram Dipercepat

MATARAM-Puluhan proyek Pemkot Mataram belum ditender menjelang berakhirnya bulan Februari. ”Sudah saya minta untuk percepat. Supaya kita tidak keteteran nanti di akhir tahun,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Ahyar telah menginstruksikan agar setiap OPD, yang memiliki proyek, untuk melengkapi dokumen lelang. Jika dokumen dan syarat administrasi lain cepat dilengkapi, tentu proses tender bisa segera dimulai.

”Supaya cepat dieksekusi. Kalau cepat tender, cepat selesai juga. Hasilnya bisa cepat dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Sejak awal tahun, Ahyar terus memberi penekanan kepada jajarannya. Setiap proyek harus bisa ditender di awal tahun. Terutama yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Proyek DAK yang molor bisa memberi beban pada pemerintah daerah. Konsekuensinya, kata Ahyar, DAK bisa saja dikurangi untuk tahun anggaran selanjutnya. Atau bahkan yang lebih parah ditarik kembali pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Beri Karpet Merah untuk Ritel Modern

Meski harus cepat, wali kota dua periode ini juga tak ingin kelengkapan syarat dan administrasi tender dilakukan asal-asalan. OPD harus menyiapkan semuanya dengan teliti. ”Cepat harus, tapi jangan juga asal-asalan,” tegas Ahyar.

Dari laporan yang ia terima, progres OPD dalam melengkapi dokumen tender sudah cukup baik. Beberapa bahkan sudah siap untuk dilelang. Ahyar mengatakan, ada sejumlah OPD yang masih membutuhkan ekspose bersama. Sebelum melakukan lelang. Misalnya untuk penataan kawasan Taman Loang Baloq.

Untuk proyek tersebut, ada beberapa revisi yang sedang dilakukan. Disesuaikan dengan arahan yang diberikan, atas hasil evaluasi, Pemprov NTB. ”Saya ingin lihat detailnya. Makanya saya minta ekspose dulu. Karena bisa jadi ada penambahan atau pengurangan,” ujarnya.

Baca Juga :  BKD Mataram Minta Pengurangan Target Pajak Hotel

Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Multazam mengatakan, tahun ini ada 37 proyek yang akan ditender. Tersebar di 10 OPD Kota Mataram. Meski begitu, hingga kemarin belum ada satu proyek yang telah ditender.

”Semuanya masih berproses,” kata Multazam. (dit/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/