alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Ahyar Abduh Minta Tender Proyek Pemkot Mataram Dipercepat

MATARAM-Puluhan proyek Pemkot Mataram belum ditender menjelang berakhirnya bulan Februari. ”Sudah saya minta untuk percepat. Supaya kita tidak keteteran nanti di akhir tahun,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Ahyar telah menginstruksikan agar setiap OPD, yang memiliki proyek, untuk melengkapi dokumen lelang. Jika dokumen dan syarat administrasi lain cepat dilengkapi, tentu proses tender bisa segera dimulai.

”Supaya cepat dieksekusi. Kalau cepat tender, cepat selesai juga. Hasilnya bisa cepat dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Sejak awal tahun, Ahyar terus memberi penekanan kepada jajarannya. Setiap proyek harus bisa ditender di awal tahun. Terutama yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Proyek DAK yang molor bisa memberi beban pada pemerintah daerah. Konsekuensinya, kata Ahyar, DAK bisa saja dikurangi untuk tahun anggaran selanjutnya. Atau bahkan yang lebih parah ditarik kembali pemerintah pusat.

Meski harus cepat, wali kota dua periode ini juga tak ingin kelengkapan syarat dan administrasi tender dilakukan asal-asalan. OPD harus menyiapkan semuanya dengan teliti. ”Cepat harus, tapi jangan juga asal-asalan,” tegas Ahyar.

Dari laporan yang ia terima, progres OPD dalam melengkapi dokumen tender sudah cukup baik. Beberapa bahkan sudah siap untuk dilelang. Ahyar mengatakan, ada sejumlah OPD yang masih membutuhkan ekspose bersama. Sebelum melakukan lelang. Misalnya untuk penataan kawasan Taman Loang Baloq.

Untuk proyek tersebut, ada beberapa revisi yang sedang dilakukan. Disesuaikan dengan arahan yang diberikan, atas hasil evaluasi, Pemprov NTB. ”Saya ingin lihat detailnya. Makanya saya minta ekspose dulu. Karena bisa jadi ada penambahan atau pengurangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Multazam mengatakan, tahun ini ada 37 proyek yang akan ditender. Tersebar di 10 OPD Kota Mataram. Meski begitu, hingga kemarin belum ada satu proyek yang telah ditender.

”Semuanya masih berproses,” kata Multazam. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks