alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

Sembako Gratis Mulai Disalurkan Pemkot Mataram

MATARAM-Jaring pengaman sosial (JPS) Kota Mataram mulai digulirkan. Untuk tahap pertama, Pemkot Mataram menyalurkan 4.000 paket sembako. ”Kita sebar ke enam kecamatan,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Hj Baiq Asnayati, kemarin.

Untuk tahap pertama ini, Kecamatan Ampenan menerima bantuan terbanyak. Dengan jumlah paket sembako sebanyak 1.174. Dibagi untuk 10 kelurahan dengan jumlah bervariasi. Dari 1.174 paket, sebanyak 60 paket dikhususkan bagi penyandang disabilitas.

Kecamatan Cakranegara menerima sebanyak 700 paket sembako. Kecamatan Sekarbela 660 paket. Kecamatan Mataram 641 paket. Kecamatan Sandubaya sebanyak 454 paket. Terakhir Kecamatan Sekarbela sejumlah 371 paket sembako.

Asna mengatakan, dari total 4.000 paket sembako, 358 ditujukan untuk penyandang disabilitas. ”Yang 4.000 penerima ini sudah melalui verifikasi dan validasi bantuan,” ujarnya.

Total penerima bantuan JPS yang dihimpun Dinsos mencapai 16.000 kepala keluarga. Sebanyak 11.136 paket untuk kategori umum dan 864 bagi penyandang disabilitas, masih dalam proses untuk verifikasi data.

Verifikasi serta validasi dilakukan dengan detail. Guna menghindari terjadi dobel penerimaan. Sebab, penerima JPS merupakan orang-orang di luar daftar basis data terpadu (BDT). ”Mereka yang masuk BDT itu kan sudah ada bantuan sendiri dari pemerintah pusat,” jelas Asna.

Lebih lanjut, Asna menerangkan, data penerima tahap pertama sudah diberikan kepada masing-masing camat. Dengan begitu, penyalurannya bisa langsung dilakukan mulai kemarin.

Mengenai sisa penerima bantuan, Dinsos akan mengupayakan secepatnya. Setelah verifikasi dan validasi rampung, JPS tahap kedua bisa langsung disalurkan. ”Kita upayakan lebih cepat. Supaya bantuan cepat juga didapat masyarakat,” katanya.

Camat Cakranegara M Erwan mengatakan, bantuan yang diberikan akan dibreakdown lagi. Disebar ke kelurahan dalam bentuk paketan sembako. ”Kita ada 10 kelurahan ya. Jadi nanti distribusinya ke sana,” kata Erwan.

Dari sana, kelurahan menyalurkan ke lingkungan di masing-masing. Kepada mereka yang masuk daftar penerima JPS.

Erwan menyebutkan, dalam penyalurannya, penerima tidak datang langsung ke kantor kelurahan. Atau lingkungan. Ada petugas dari kelurahan yang nantinya akan mengantar ke lokasi masing-masing.

”Kita hindari berkumpul. Physical distancing. Jadi diantar, diterima di rumah langsung,” jelas Erwan. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks