alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Penduduk Miskin di Mataram Melonjak Hampir Dua Kali Lipat

MATARAM-Angka kemiskinan di Kota Mataram naik drastis. Bahkan, hampir dua kali lipat dari data tahun lalu.

“Sebelumnya 43 ribu, kini meningkat menjadi 70 ribu jiwa (warga miskin),” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram H Amiruddin, Kamis (23/7).

Data ini sesuai dengan yang ada di Basis Data Terpadu (BDT).“Penambahan 27 ribu jiwa sedang dilakukan verifikasi dan validasi (Verivali) oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram,” kata Amir.

Verivali dilakukan Dinas Sosial bersama pihak kelurahan. “Ini untuk mengantisipasi terjadinya penyaluran bantuan kepada orang yang tidak berhak menerimanya,” ungkapnya.

“Seperti kemarin, yang punya kenadaraan bagus-bagus malah dapat bansos,” imbuh Amir.

Saat ini, kata dia, semua kelurahan di Kota Mataram sudah melakukan musyawarah (Muskel). Guna mendata warga miskin. Bahkan dia meminta agar Muskel dilakukan tiap tahun. “Jangankan tiap tahun, tiap bulan pasti ada perubahan,” ujarnya.

Karena itu, Verivali dilakukan dengan serius. Petugas harus turun ke lapangan. Melakukan pendataan dari rumah ke rumah.

Sementara Camat Sandubaya Saharudin mengatakan, semua kelurahan di Kecamatan Sandubaya sudah melakukan Muskel. Dengan begitu warga penerima bantuan, baik itu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan bansos lainnya bisa tepat sasaran.

Dia tidak menampik, selama ini warga yang mendapat bansos itu tidak pernah berubah. “Meski sudah mampu, warga tidak mau keluar dari data penerima bansos,” ungkapnya.

Namun kini, setelah Muskel, pihak keluarahan tahu mana warga yang layak mendapat bantuan dan tidak. Bahkan jika ada warga yang mampu mendapat bansos, akan langsung dikeluarkan dari data BDT. (jay/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks