alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Mau Bangun Hotel, Harus Tahan Gempa!

MATARAM-Iklim investasi di Kota Mataram berangsur-angsur pulih. Ini menyusul telah disahkannya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang baru. Salah satu investasi yang sempat terhambat yakni hotel PP. Lokasi berada persis di depan Gedung DPRD NTB.

Hotel setinggi 11 lantai yang sudah termasuk dua lantai untuk basmen ini, dalam proses penyelesaian sejumlah izin. Salah satunya yakni izin Amdal. Glanico Rihardi, Arsitek PP Properti mengungkapkan penantian pihaknya demi kepastian investasi di kota sampai sekitar 2 tahun. “Kami sampaikan rencana investasi sejak tahun 2017,” kata Glanico.

Tentu bukan waktu yang pendek untuk kepastian investasi. Namun PP Properti menjadi satu dari sekian rencana investasi besar yang sempat tertunda. Hanya karena alotnya proses revisi perda RTRW Kota Mataram. “Semoga proses perizinan IMB dan Amdalnya bisa cepat juga,” harapnya.

Baca Juga :  Impor China Dihentikan, Harga Bawang Sembalun Meroket

Glanico mengungkapkan, adanya beberapa perubahan dalam konstruksi fisik hotel PP Properti. Salah satunya, yakni terkait daya tahan terhadap gempa. Hal ini juga yang diamanatkan dalam perda RTRW yang baru.

“Ya pengalaman gempa bumi tahun lalu, mengharuskan kami melakukan beberapa perubahan. Agar bangunan hotel nantinya tahan gempa,” terangnya.

Hal ini juga yang diharapkan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh saat mengunjungi hotel PP beberapa waktu lalu. Ahyar menginginkan agar semua bangunan investasi, terutama yang berbentuk fisik bangunan bertingkat harus tahan gempa. “Ya ada hikmahnya juga (perda prosesnya alot),” cetus Ahyar.

Gempa bumi yang terjadi 2018 lalu membuka kesadaran bahwa kota berada pada daerah yang rentan terhadap bencana. Karena itu, semua rencana investasi di ibu kota kini harus didasari atas pertimbangan teknis kebencanaan. “Termasuk mitigasi bencana,” ujar ia.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor Nasional Berusia 10 Tahun, Zohri Raih Medali Perak Kejuaraan Asia di Qatar

Hal ini akan berdampak baik terhadap kelangsungan investasi di Kota Mataram dan kepercayaan wistawan menginap di hotel-hotel. Jika hotel aman tahan terhadap, wisatawan tentu tidak perlu risau lagi mengunjungi daerah ini. “Iya harus itu, tahan gempa. Semua rencana investasi harus seperti itu,” tegasnya. (zad/r7)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/