alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Mesin Karcis Parkir RSUD Kota Macet

MATARAM-Beberapa kali mesin parkir RSUD Kota Mataram didapati tidak bisa mengeluarkan karcis. Entah karena sebab apa, namun hal ini berpotensi membuat daerah rugi. Sebab kontrol tapping box milik Badan Keuangan Daerah (BKD) tidak bisa mengukur secara presisi jumlah karcis yang keluar untuk para pengunjung.

Kepala BKD Kota Mataram HM Syakirin Hukmi mengingatkan pihaknya nanti bisa saja mengevaluasi rekanan. Bila tidak segera menunjukan itikad baik memperbaiki mesin karcisnya. “Sebab ini ada kaitannya dengan kepatuhan membayar pajak dan retrebusi sesuai perjanjian,” kata Syakirin.

Perda yang memungkinkan BKD mengevaluasi para wajib pajak saat ini masih dalam proses pembahasan. Dalam waktu dekat diyakini bisa jadi produk hukum. Sehingga bisa menindak para rekanan yang nakal atau tidak jujur dalam memperlihatkan hasil usahanya.

Seperti diketahui kunjungan parkir di RSUD Kota Mataram sangat tinggi. Setiap hari ratusan hingga ribuan kendaraan hilir mudik masuk ke RSUD. Potensi besar itu pengelolaanya kemudian diserahkan pada pihak ke tiga. Dengan tujuan memberi dampak signifikan pada PAD.

“Tapi sebenarnya tidak bisa sepenuhnya diakali juga, karena CCTV atau sistem mereka terhubung juga dengan IT kami,” cetus Syakirin.

Bisa saja rekanan yang ditunjuk mengelola parkir di RSUD memberikan data pendapatan versi pembukuan mereka. Tapi BKD bisa membantah jika ternyata berbeda jauh dari pengamatan sistem oleh tim IT BKD.

“Itu diawasi oleh Kasubdit Pengolah Data Elektronik, itu  yang terus pantau,” ujarnya.

Sehingga sekalipun alat pencetak karcis mereka mati, bukan berarti BKD tidak punya alat bukti untuk membantah jika ternyata laporannya berbeda pada saat dilakukan audit. “Jadi selama sistem mereka tidak bermasalah, ya tidak ada soal,” imbuhnya.

Jumlah kendaraan yang masuk dan keluar tetap bisa terpantau dengan baik. Syakirin masih berharap rekanan yang ditunjuk masih punya itikad baik. Segera memperbaiki mesin parkir elektroniknya. “Saya ndak tahu kenapa itu mati, masak mau penghematan dengan cara seperti itu,” sindirnya. (zad/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks