alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Langganan Banjir, Warga Karang Buaya Butuh Solusi!

MATARAM-Setiap hujan deras mengguyur dengan durasi lama, warga Lingkungan Karang Buaya, Kelurahan Pagutan Timur selalu cemas. Mereka sudah bisa memastikan jika rumahnya bakal terendam air hujan dari luapan saluran yang melintas di sekitar pemukiman mereka.

“Wajib kalau hujan deras terjadi, pemukiman warga kami terendam. Bukan tergenang! Kalau tergenang itu tingginya sampai mata kaki, ini sampai lutut,” terang Kepala Lingkungan Karang Buaya Muzakalah kepada Lombok Post, Rabu (24/2/2021).

Kejadian tersebut sudah beberapa kali terjadi selama musim hujan tahun ini. Misalnya saja kemarin malam, Muzakalah mengaku sekitar 50 rumah terendam akibat luapan saluran yang ada di Lingkungan Karang Buaya.

Meski air surut beberapa jam setelahnya, namun kondisi ini sangat meresahkan warga. Karena air masuk ke dalam rumah mereka. Sehingga membuat beberapa barang berharga basah dan barang elektronik rusak. Belum lagi ditakutkan jaringan listrik bersentuhan dengan air yang menggenang. Hal ini tentu sangat membahayakan.

“Sudah kami sampaikan ke wali kota dulu beberapa kali dan Kadis PUPR. Tapi katanya belum bisa ada solusi, ini sangat kami sesalkan jawabannya,” ungkap Muzakalah.

Ia mendapat penjelasan bagaimanapun saluran digali lebih dalam, namun luapan sulit dihindari. Karena air yang datang dari hulu (Dasan Cermen), memiliki debit yang sangat besar ketika hujan deras mengguyur. Sehingga caranya sebenarnya bisa dengan mengalihkan air yang datang ke saluran di Dasan Cermen.

“Janganlah bilang nggak ada solusi. Harus dicari jalan keluarnya. Bukan dibiarkan begini saja. Ini setiap hujan deras terjadi, pemukiman warga kami terendam,” keluhnya.

Ia berharap, wali kota yang baru nanti bisa serius menghadirkkan solusi bagi warga Lingkungan Karang Buaya yang menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba.

Senada, Bhabinsa Kelurahan Pagutan Timur Andre Pradana mengaku kondisi ini memang sudah bertahun-tahun terjadi di Kelurahan Karang Buaya. Tidak hanya di pemukiman warga, bahkan genangan juga menutup jalan dari arah Pasar Pagutan ke Dasan Cermen.

“Jalan raya itu juga tergenang dan pemerintah kota tahu persoalan ini sudah lama. Jadi memang harus dicarikan jalan keluar,” harapnya. (ton/r3)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks