alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Lawan Sampah, Rauf Ingin Ubah TPS Jadi Lapak

MATARAM-Tiga imbauan sekaligus yang dipasang di sepetak tanah kosong di pinggir jalan Roro Jonggrang, Babakan tak membuat warga segan membuang sampah di sana. Bahkan sampah tercecer luas. Hingga aroma busuk dengan mudah tercium saat orang-orang melintas di jalan itu.

Lurah Babakan Abdul Rauf mengatakan, penanganan pada TPS ilegal itu baru dimulai satu bulan terakhir. Sebelumnya pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Matram berhasil mensterilkan TPS ilegal di jalan Lalu Mesir, Babakan atau sebelah barat, kantor Lurah. “Itu baru kami mulai tangani dalam satu bulan terakhir,” kata Rauf.

Ia memulai sosialisasi dengan imbauan agar masyarakat tidak buang sampah di sana. Tidak hanya itu, Rauf juga mengandeng kelompok masyarakat. Ikut mengimbau dan membangun kesadaran masyarakat.

“Bahkan kami sudah tempatkan seorang penjaga yang mengawasi tempat itu, dari Linmas kami, rumahnya persis ada di depan tanah itu,” terangnya.

Tapi kenapa belum efektif? Rauf mengatakan, sosialisasi itu butuh proses. Linmas yang ditunjuk hanya diminta memanggil dan memperingatkan warga. Agar tak mengulangi buang sampah di sana lagi. Membangun kesadaran warga di sana diakuinya tidak mudah. “Bahkan dulu kita pasang pagar, pagarnya malah dibakar,” tuturnya.

Karena itu pendekatan yang dilakukan berbeda. Mulai dari kepala lingkungan yang harus gencar melakukan sosialisasi. Meminta agar warganya tidak buang sampah di sana. Tetapi dikumpulkan di satu tempat dan nantinya akan diangkut oleh motor roda tiga.

“Nanti setiap Jumat, kami akan ajak aparat kelurahan, lingkungan, dan warga gotong royong di sana agar ada rasa tanggung jawab bersama untuk menjaganya,” ulasnya.

Rauf mengatakan, penanganan sampah di lahan kosong itu memang harus berkelanjutan. Tidak hanya bisa selesai dengan imbauan dan gotong royong. Selama ada tanah kosong itu ada di sana, lambat laun akan memancing lagi warga tak bertanggungjawab membuang sampah di sana. “Makanya kita mau nantinya di sana didorong saja jadi lapak dagang,” harapnya.

Hadirnya lapak dagangan tidak hanya akan membuat warga segan buang sampah di sana. Tetapi juga akan membuat para pedagang ikut menjaga kebersihan di sekitar tanah kosong. Hanya dengan cara itu, menurut Rauf lahan kosong yang selama ini susah ditertibkan dari sampai itu bisa bersih.

“Ya nanti kita koordinasikan dengan pemiliknya dulu, seperti apa,” tandasnya. (zad/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks