alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Pemkot Mataram Segera Perbaharui Kendaraan Roda Tiga Pengangkut Sampah

MATARAM-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram akan menjemput  bola menangani persoalan sampah di lingkungan. Sampah-sampah yang tercecer di lingkungan akan diangkut  kendaraan roda tiga.

“Ini yang harus kita data dulu. Kira-kira berapa ton sampah yang tercecer di lingkungan,” kata Kepala DLH Kota Mataram HM Kemal Islam, belum lama ini.

Diutarakan, dari 325 kendaraan roda tiga di lingkungan ini hanya 50 persen yang kondisinya masih bagus karena faktor pemakaian. Untuk kondisi kendaraan beda-beda, ada yang perawatannya baik, ada pula yang dibiarkan begitu saja. Sehingga perlu ada peremajaan, apalagi kendaraan usianya masuk 7 tahun  dan tiap hari digunakan mengangkut sampah. “Tujuh tahun sudah cukup waktunya, perlu peremajaan,” ucap Kemal.

Dia berharap perlu ada aspirasi dewan untuk kendaraan roda tiga jika tidak bisa disiapkan  dari APBD secara menyeluruh. Jika 40 dewan aspirasinya untuk kendaraan roda tiga masing-masing dua unit saja maka totalnya 80 kendaraan. “Ini yang coba nanti kita bangun,” jelas mantan kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukimnan (Disperkim) Kota Mataram ini.

Baca Juga :  Jorok! Sampah Meluber ke Jalanan di Pagutan Timur

Kemal tidak menampik sejumlah anggota dewan menyalurkan dana aspirasi dalam bentuk kendaraan roda tiga. Tapi pemakaian bukan untuk pengangkutan sampah, namun untuk  usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan kegiatan pertumbuhan ekonomi lainnya . “Sekarang yang titip aspirasi di DLH baru empat anggota dewan untuk kendaraan pegangkut sampah,” bebernya.

Menurutnya, jika di lingkungan ada dana aspirasi dewan untuk kendaraan sampah tentu bisa mengganti kendaraan sebelumnya yang kondisinya sudah tua. “Saya pikir  ini akan lebih bagus. Ini menambah kendaraan pengangkut sampah,” ucapnya.

Jika roda tiga pengangkut sampah di lingkungan bertambah tidak serta merta operator juga akan bertambah. Sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang pengelolaan sampah kata Kemal, camat, lurah, dan masyarakat menangani sampah di lingkungan masing-masing. “Kita (DLH) endak masuk di sini, kita menunggu di TPS,” sebutnya.

Baca Juga :  Kasus Positif Korona di Mataram Naik Tiga Kali Lipat

Lurah Cakranegara Utara I Gde Sweca menuturkan, pihaknya sudah meminta operator  untuk  membuang sampah di TPS 45. Jangan sampai-sampah yang diangkut di lingkungan dibuang sembarangn. “Tetap kita ingatkan operator sampah di lingkungan agar membuang sampah di Depo Sampah 45,” jelasnya.

Belum lama ini ditemukan sampah dibuang sembarangan di Jalan Nangka, Lingkungan Tohpati. Sweca mengatakan, sampah yang dibuang di Jalan Tohpati bukan sampah dari lingkungan yang diangkut operator. Melainkan sampah ini dibuang orang luar tanpa sepengatahuan warga sekitar. “Bukan warga kami yang buang sampah sembarangan ini,” tegasnya.

Ditanya soal kondisi roda tiga pengangkut sampah, Sweca menuturkan, semua kendaraan pengangkut sampah di Kelurahan Cakra Utara sudah diganti baknya pada 2020 lalu. Bahkan kini pihaknya diminta pihak kecamatan mendata apa saja bagian kendaraan yang tua atau rusak untuk diganti. “Ini sudah kita laporkan ke kecamatan,” pungkasnya. (jay/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/