alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Kafilah Kecamatan Mataram Juara MTQ XVIII

MATARAM – Gelaran MTQ XVIII resmi ditutup, Selasa malam (23/7). Tuan rumah Kecamatan Mataram keluar sebagai juara umum dalam acara yang dilaksanakan selama lima hari, di Lapangan Karang Genteng.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana berterimakasih kepada masyarakat. Juga tokoh agama, tokoh adat, dan petugas keamanan atas penyelenggaraan MTQ yang berlangsung aman dan tertib.

”Termasuk pimpinan pondok pesantren. Kepada seluruh panitia saya ucapkan terima kasih,” kata Mohan menutup acara MTQ XVIII.

MTQ merupakan kegiatan tahunan yang harus terus dijaga. Kualitasnya perlu ditingkatkan dari tahun ke tahun. Selama penyelenggaraan MTQ XVIII, salah satu cabang yang harus digenjot lagi adalah Tafsir Alquran. Menurut Mohan, ini harus diatensi bersama.

”Kita masih kekurangan muffasir dan muffasirah,” ujar dia.

Camat Mataram Zarkasyih mengatakan, kegiatan MTQ XVIII berjalan dengan baik dan lancar. Sesuai harapan panitia. Zarkasyih juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh serta Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

”Terima kasih sudah mempercayakan kami, Kecamatan Mataram, untuk menyelenggarakan MTQ XVIII,” kata Zarkasyih.

Tanpa peran tuan guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan petugas keamanan, MTQ tak mungkin berjalan dengan aman. Zarkasyih menyebut, suksesnya penyelenggaraan juga atas andil masyarakat sekitar.

Dari malam pembukaan hingga penutupan, Selasa malam, tidak ada gejolak. Masyarakat menyuguhkan rasa persaudaraan yang tinggi. Kebersamaan. Ini jadi modal penting pemerintah untuk tetap menjaga keamanan bersama di Lingkungan Karang Genteng, Petemon, dan Pagutan.

”Kami berharap ini jadi energi positif untuk menjaga kesatuan kita,” tandas dia.

Sementara itu, kafilah dari Kecamatan Mataram meraih juara umum di MTQ XVIII dengan nilai 90. Kecamatan Mataram meninggalkan Kecamatan Sekarbela dan Ampenan, di posisi kedua dan ketiga. Dengan nilai masing-masing 89 dan 75. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks