alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Catatan Perjalanan Ibadah Umrah Bersama Muhsinin Travel (1)

Alhamdulillah, rasa syukur yang tiada terhingga. Karena berkat ridha-Nya jualah kami berkesempatan mengunjungi Baitullah. Mengunjungi dua kota suci: Makkah dan Madinah. Melaksanakan ibadah umrah yang difasilitasi Muhsinin Travel.

Bersama 45 orang jamaah lainnya, selama 12 hari, dari tanggal 10 sampai 21 Februari 2019, Muhsinin Travel telah menunjukkan kualitas dan kiprahnya sebagai travel umrah yang berkelas dan tentu profesional dalam memberikan pelayanan kepada para tamu Allah.

Kesigapan petugas Muhsinin dalam memberikan pelayanan telah terlihat dari keberangkatan di Bandara Internasional Lombok (BIL). Koordinasi dan komunikasi petugas Muhsinin dengan para jamaah umrah, memberikan kesan tersendiri bagi kami para jamaah.

Salah satu yang kami rasakan adalah saat transit di Jakarta, di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Di Bandara Soetta, para jamaah telah disambut beberapa petugas Muhsinin yang memfasilitasi keberangkatan sampai pintu masuk menuju pesawat atau pintu boarding.

Tentu hal ini sangat membantu para jamaah, khususnya jamaah yang usianya lanjut. Mengingat area terminal 3 yang sangat luas. Papuk Burak bersama istrinya misalnya. Pasangan yang usianya lebih 70 tahun ini, merasa sangat terbantu saat didampingi menaiki lift oleh beberapa petugas Muhsinin.

Selanjutnya, pemilihan maskapai Garuda sebagai transportasi udara, juga menjadi catatan penting kami para jamaah umrah. Mengingat kenyamanan yang diberikan maskapai ini dalam memberikan layanan kepada para penumpangnya, sudah tidak diragukan lagi. Perjalanan Jakarta-Jeddah yang menempuh waktu hampir 10 jam terasa nyaman, dengan sajian menu Indonesia untuk makanannya dan fasilitas lain di antara fasilitas wifi, panduan video doa perjalanan, azan saat waktu salat telah tiba.

Selanjutnya, di Bandara King Abdul Azis Jeddah, petugas Muhsinin juga telah siap memfasilitasi para jamaah menuju kota Madinah dengan bus yang sangat nyaman. Selain pembimbing oleh tuan guru yang mendampingi sejak dari Lombok, Muhsinin juga telah menyiapkan mutawwif atau tour leader yang mendampingi teknis perjalanan selama di kota Madinah dan Makkah.

Untuk pembimbing, Muhsinin Travel memercayakan kepada TGH Azhar Rasyidi untuk memberikan pembimbingan ibadah  para jamaah.

Di Kota Madinah, Muhsinin kembali menunjukkan kelasnya dengan menempatkan para jamaah di hotel bintang 5, yang berada sekitar 150 meter dari Masjid Nabawi. Jarak yang sangat dekat ini, tentu memudahkan jamaah untuk selalu khusyuk beribadah di Masjid Nabawi, salah satu masjid yang dimuliakan Allah SWT.

Selain memperbanyak ibadah salat di Masjid Nabawi, jamaah umrah juga difasilitasi untuk ziarah ke beberapa tempat. Di antaranya yang utama ziarah ke Makam Rasulullah, ke Raudah tempat diijabahnya doa-doa, Masjid Quba, Masjid Handak, Masjid Qiblat Ain, kebun kurma, dan tempat-tempat bersejarah lainnya.

Dalam setiap kunjungan, pembimbing memberikan detail tentang sejarah tempat yang dikunjungi.  Hal ini tentu menambah pengetahuan jamaah tentang perjuangan Islam pada masa lalu.

Di sela-sela waktu di Kota Madinah, pembimbing juga memberikan pengajian untuk menambah wawasan keagamaan para jamaah.

Setelah 4 hari di Kota Madinah, jamaah bertolak menuju Kota Makkah, untuk melaksanakan umrah pertama, yang mengambil miqot di Masjid Bir Ali. (*/eska/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks