alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Hati Hati Gunakan Dana Kelurahan!

MATARAM-Warga diharapkan melapor jika terjadi penyimpangan terhadap dana kelurahan di Kota Mataram. Pemerintah Kota Mataram tidak ingin ada penyimpangan dalam penggunaan dana yang mulai bergulir 2019 ini.

“Kalau ada penyimpangan silakan lapor,” kata Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Kota Mataram I Made Putu Sudarsana, beberapa waktu lalu.

Made meminta sebelum aggaran digunakan, terlebih dahulu pihak kelurahan diminta memahami petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) penggunaan anggaran. Sehingga nantinya tidak ada penyalaghgunaan anggaran.

Dalam waktu dekat, kata Made, pemkot akan memberikan arahan kepada lurah terkait  penggunaan anggaran dana kelurahan yang nilainya 18 miliar tersebut. Pihaknya akan mengundang kejaksaan negeri sebagai narasumber dalam memberikan pemahaman kepada lurah terkait peruntukkan dana kelurahan.

Made mengaku, sepanjang anggaran ini digunakan melalui musyawarah yang dituangkan di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), tidak akan ada masalah. “Jangan sampai ada oknum bermain di DPA. Ada anggaran tidak dieksekusi, tapi di SPJ-kan,” ucapnya.

Dana kelurahah ini lanjut Made,  juga akan dilakukan pengawasan  dari internal sendiri. Inspektorat dan camat sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) akan berperan penting melakukan pengawasan.

Tak hanya penegak hukum atau pemerintah saja yang bisa mengawasi penggunaan dana kelurahan. Namun kata Made, masyarakat juga  bisa mengawasi dana kelurahan ini. “Jika menyimpang dari usulan yang dimusyawarahkan warga bisa melapor,” sebutnya.

Begitu juga dengan lurah, kata Made, dengan adanya anggaran ini tidak bisa membuat CV untuk pengadaan barang. Jangan sampai nantinya setiap lurah berlomba-lomba membuat CV untuk kebutuhan barang yang dibutuhkan dana kelurahan.

Sementara itu Camat Mataram Hariadi mengaku sudah melakukan musyawarah terkait penggunaan dana kelurahan. Tiap-tiap kelurahan sudah mengusulkan program untuk penyaluran dana kelurahan. “Penggunaan dana kelurahan di Kecamatan Mataram sudah kita rapatkan,” sebutnya.

Menurutnya, yang paling urgent di Kecamatan Mataram pembuatan drainase. Paling tidak drainase di Kecamatan Mataram diperbaiki agar tidak ada genangan lagi ketika musim hujan. “Ini hujan sebentar sudah ada genangan,” tutupnya. (jay/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks