alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Ratusan Pimpinan Dewan Kumpul di Mataram untuk Menghadiri Rakernas Adeksi IV

MATARAM-Ratusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) akan menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) IV di Kota Mataram.

DPRD Kota Mataram ditunjuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut setelah melakukan berbagai persiapan dan kebutuhan. Mulai dari tranportasi, fasilitas kesehatan, pendistribusian undangan pembukaan maupun gala dinner.

Kegiatan yang akan berlangsung di Hotel Lombok Raya akan digelar selama empat hari. Pembukaannya sendiri dilaksanakan hari ini.

Peserta Rakernas Adeksi IV  merupakan unsur pimpinan dan anggota DPRD kota se-Indonesia yang berjumlah ratusan orang. Rakernas akan mengangkat tema Memperkuat otonomi, memperkokoh NKRI untuk keadilan dan kesejahteraan bangsa refleksi UU nomor 23 tahun 2014 pemerintahan daerah.

Disamping itu, akan membahas program-program kerja Adeksi tahun 2019.  “Selain itu para peserta akan diberikan pemahaman mengenai peran DPRD dalam menciptakan dan mewujudkan tahun politik yang cerdas, edukatif, dan konstruktif,” kata Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, kemarin (24/2).

Diungkapkan, dalam rakernas para peserta juga akan merumuskan program kerja Adeksi demi terwujudnya DPRD Kota yang berkinerja efektif. Dan akuntabel dalam kerangka pelaksanaan mandat perwakilan rakyat demi percepatan pembangunan nasional.

Pada Adeksi ini juga akan ada seminar dengan tema umum dan khusus terkait dengan keadilan fiskal dan otonomi daerah. Seminar dimaksudkan untuk melakukan pengkajian terhadap otonomi daerah. Serta melakukan refleksi terhadap perjalanan otonomi daerah khusus berdasar pada UU 23 tahun 2014. Dan model perimbangan keuangan sebagai upaya mewujudkan keadilan fiskal bagi daerah dalam rangka memperkuat otonomi daerah untuk kesejahteraan rakyat.

“Selain itu akan memperkaya rumusan rekomendasi yang subtansinya mereformulasikan konsep dan regulasi otonomi daerah ke arah percepatan kemajuan dan  kesejahteraan rakyat,” kata politisi Golkar ini.

Serta, lanjut Didi, mengefektifkan pengelolaan pemerintahan daerah dengan mengoptimalkan pelayanan publik sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat sebagai bagian dari upaya memperkokoh NKRI.

“Rekomendasi ini sebagai panduan bagi Adeksi untuk melakukan langkah-langkah berikutnya sesuai dengan misi dari tema rakernas. Baik yang bersifat kajian maupun rumusan regulatif berkaitan dengan kebijakan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal,” tutupnya.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Mataram lainnya I Gede Wiska menuturkan, Rakernas Adeksi ini juga sebagai ajang silaturahmi para pimpinan dewan. Ia juga berharap dengan ditunjuknya Kota Mataram sebagai tuan ruamh Adeksi akan mengembalikan perekonomian Mataram setelah dilanda gempa.

“Mudah-mudahan dengan adanya Adeksi ini akan membuat tamu semakin banyak datang ke Mataram,” harapnya.

Selain kegiatan diskusi dan seminar, ada juga kegiatan jalan sehat dan penghijauan pada 27 Februari  pagi yang dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan. Serta akan ditutup dengan acara gala dinner Rabu malam.

Di sisi lain kegiatan Rakernas Adeksi ini juga bentuk nyata, ada respons positif terhadap adanya rasa empati, simpati, dan kontribusi ke arah percepatan pemulihan sosial dan ekonomi pascagempa. Khususnya di Kota Mataram. (jay/r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks