alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

Selamat, Lombok Tengah Juara Umum VKC 2020

MATARAM-Kontingen Lombok Tengah menjadi juara umum Virtual Karate Championship (VKC) 2020 Piala Ketua KONI Mataram. Kejuaraan virtual pertama di NTB ini ditutup langsung Ketua KONI Mataram H Firadz Pariska, Sabtu  (26/7). ”Kejuaraan ini membuka mata kita, meskipun di tengah pandemi Korona tapi kegiatan olahraga tidak mandek,” ujar Firadz.

Dia juga mengapresiasi panitia yang sudah berinovasi menggelar kejuaraan virtual. Sehingga pembinaan terhadap karateka NTB bisa terus berjalan di tengah pandemi. ”Pola ini sangat efektif di masa pandemi,” cetusnya.

Kejuaraan virtual seperti ini bisa saja dijadikan event tahunan. Meskipun pandemi sudah mereda, tapi kejuaraan virtual menjadi salah satu metode baru di dunia olahraga.

Sisi positif dari kejuaraan virtual, karateka yang berasal dari Pulau Sumbawa bisa ikut ambil bagian meski tidak langsung datang ke venue. Artinya tanpa memerlukan anggaran yang besar, atlet tetap bisa mengikuti kejuaraan. ”Dengan adanya inovasi seperti ini, kami berharap atlet-atlet NTB tetap semangat berlatih. Karena ini bisa diterapkan juga di cabor lain,” katanya.

Lebih lanjut, Firadz mengatakan, KONI Mataram akan terus memantau juara-juara dari VKC 2020 ini. Tidak menutup kemungkinan para juara bisa dipanggil untuk ikut bergabung dalam Pelatda Sangkareang yang akan dilaksanakan KONI Mataram.

Perwakilan Dewan Wasit Redana mengatakan meski baru pertama digelar tapi antusiasme karateka sangat tinggi, karena diikuti 200 lebih karateka dari seluruh NTB. ”Semoga kegiatan ini bisa rutin dilakukan setiap tahun. Meski pun pandemi sudah mereda tapi ini bagus dijadikan event reguler tahunan,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Lalu Ega Nenditia menjelaskan, kontingen Inkanas Lombok Tengah menjadi juara umum pertama setelah mengoleksi lima medali emas, empat perak dan dua perunggu. Sementara Inkanas Mataram berada di peringkat kedua dengan raihan tiga medali emas, lima perak dan dua perunggu. (puj/r8)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks