alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Tangan Jahil itu Beraksi Lagi, Pot Bunga di Gerbang Mataram Dirusak

MATARAM-Kasus vandalisme kembali terjadi di Kota Mataram. Pot-pot bunga di median jalan Bypass BIL di Gerbang Tembolak sengaja dirusak oleh tangan-tangan jahil. “Ini keterlaluan,” kecam Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, kemarin.

Vandalisme ini bukan kali ini saja terjadi. Pada 2019 lalu, pernah terjadi kasus serupa. Pot bunga yang tertata rapi sengaja dirusak. “Yang melakukan ini tidak mungkin orang iseng. Jangan-jangan, ini orangnya sama dengan tahun lalu,” duga Mohan.

Mestinya, lanjut dia, jika merasa tidak nyaman dengan keberadaan pot-pot bunga itu, tinggal disampaikan. Ada ruang untuk kritik, saran, dan masukan. “Jangan sampai merusak,” kesalnya.

Siapapun orang Kota Mataram, tegas Mohan, akan mengutuk perbuatan vandalisme ini. “Barang diam dan bagus kok dirusak seenaknya,” kata Mohan.

Dia meminta dinas terkait mengusut tuntas kasus ini. Karena kasus vandalisme ini tidak lagi bisa ditoleransi. “Ini sudah keterlaluan. Apalagi ini yang ketiga kalinya. Motifnya apa,” ujarnya.

Jangan sampai pot yang rusak ini diperbaiki, dipasang kembali, kemudian dirusak lagi oleh orang yang tidak bertanggungjawab. “Harus ada efek jera. Harus diusut,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Dekorasi Kota Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram Kurnia Mulyadi menuturkan, pot bunga sengaja dirusak orang tak bertanggungjawab. “Pelakunya kita tak tahu. Tapi itu sengaja dirusak,” kata dia.

Kurnia akan mencari tahu pelaku dan apa yang menjadi motif pengerusakan. Ia akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pelakunya. “Kalau untuk laporan ke pihak kepolisian urusan pimpinan,” kata dia.

Ditanya soal kasus vandalisme sebelumnya yang tidak diusut sampai tuntas pelakunya. Kurnia mengatakan, urusan pimpinan. Meski begitu ia sudah mengganti kerusakan pot tersebut. “Sekarang kita akan mendalami motif pengerusakan ini,” terangnya. (jay/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks