alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pemprov-Gojek Latih Pengusaha Lokal

MATARAM-Untuk memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pemprov NTB menggandeng Gojek.  ”Bersama Majelis Adat Sasak kami menggelar pelatihan  pemasaran online bagi calon mitra Go Food,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) I Gede Putu Aryadi saat membuka pelatihan kemitraan Gojek dan UMKM, di aula Dinas Perhubungan NTB, Sabtu (25/1).

Sebanyak 50 pengusaha kuliner dan produk-produk kerajinan rakyat ikut dalam pelatihan tersebut. Mereka tidak hanya dibekali keterampilan teknologi digital, tapi juga difasitasi akses lembaga perbankan guna mempermudah transaksi bisnisnya.

”Pelatihan pemanfaatan teknologi digital seperti ini sangat penting guna memajukan UMKM,” kata Gede.

Pelatihan diharapkan memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi kreatif di NTB. ”Khususnya industri makanan dan minuman yang dipasarkan secara online,” katanya.

Dia menyebut, jumlah produk UMKM tahun 2019 mencapai 85 ribu unit lebih. ”Mereka memiliki peluang untuk tumbuh pesat,” katanya.

Era digital akan memaksa siapa saja untuk menggunakan IT. ”Dunia saat ini jauh berbeda,” kata dia.

Untuk itu, Aryadi menyarankan, sebelum produk lokal UMKM go online, mereka perlu memperhatikan beberapa hal. Pertama, kualitas produk yang akan ditawarkan harus dijaga mutu dan kualitasnya. ”Sehingga cepat dikenal dan berhasil merebut hati konsumen,” sarannya.

Kedua, produk- produk tersebut haruslah terjamin dari segi kesehatan dan kehalalannya.Ketiga, dari segi kemasan harus menarik. ”Aspek yang tidak kalah penting adalah peningkatan skill para wirausahawan,” ujarnya.

Ketua Harian Masyarakat Adat Sasak (MAS) H Lalu Bayu Windia mengapresiasi hadirnya pelatihan tersebut. ”Kini peluang berusaha terbuka bagi semua orang, tidak lagi membutuhkan tempat yang luas, lewat dapur saja juga bisa,” ujar Bayu yang juga Kadis Perhubungan NTB itu.

Kepala Bagian Hubungan Pemerintah Gojek M Chairil mengatakan, banyak produk Lombok yang belum dipromosikan secara maksimal. ”Padahal bila dimaksimalkan ragam produk tersebut bisa menjadi sumber mata pencaharian warga,” katanya.

Ia menambahkan aplikasi Gojek memiliki 17 layanan dapat dimanfaatkan sebagai media promosi efektif. Terkait hal itu, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pembangunan industri wisata NTB, Gojek memberikan space untuk mempromosikan kalender event Lombok Sumbawa 2020. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks