alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Dewan Harus Jadi Wadah Aspirasi Membangun Demokrasi

MATARAM-Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Adeksi IV 2019 di Kota Mataram dibuka Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri DR Sumarsono, MDM, kemarin.

Rakernas Adeksi ini akan berlangsung selama tiga hari. Mulai kemarin hingga Kamis (29/2) mendatang. Semua kegiatan dipusatkan di Hotel Lombok Raya.

Sumarsono memuji indahnya alam NTB. Tak hanya alamnya, namun juga kerajinan tenun di NTB beda dengan daerah lainnya.

“Saya teringat di NTB pada sarung Bima. Di musim panas sarung ini dingin. Dipakai di musim dingin sarung ini bisa hangat,” kata pria bertubuh gempal ini.

Kota Mataram terpilih kembali menjadi tuan rumah Rakernas Adeksi IV. Sebelumnya, Rakernas Adeksi dilakukan di Kota Mataram pada 2016 lalu. Terpilihnya Mataram menjadi tuam rumah menjadi kesempatan terakhir baginya bicara di Rakernas Adeksi sebagai Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Sebab, dalam waktu dekat ini, ia akan pensiun.

Ia menghadiri Rakernas mewakili Menteri Dalam Negeri. Menurutnya, Rakernas adalah wadah aspirasi. Dewan harus memgambil peran menjadi penyambung suara masyarakat. Mengkalkulasikan masalah-masalah di bawah.

Selain itu, juga menjadi wadah aspirasi membangun demokrasi. Demokrasi tidak akan pernah terbangun dengan baik apabila perwakilan rakyat memble. “Bagaimana bisa membangun demokrasi yang baik jika dewannya Selasa dan Kamis kerjanya,” sindirnya.

Sejauh ini, kata dia, dewan tidak akan kuat tanpa partai politik yang kuat. Oleh karena itu, sebagian besar dewan ini memperkuat partai politiknya. Mestinya, kata dia, tidak  perlu ada mahar mencalonkan seorang dewan. Logikanya partai kuat dengan kader kuat. Dibutuhkan sistem kaderisasi yang berjalan.

Bila perlu ada sekolah politik. Seperti nawacita bersih, terpercaya, dan demokratis. “Dewan harus berada dalam satu koridor. Satu bingkai republik Indonesia,” sebutnya.

Begitu juga dengan kota, ujar dia,  harus menjadi barometer pembangunan di daerah. Majunya suatu daerah bisa dilihat dari pembangunan kota. Jika kotanya maju, maka daerahnya akan maju. Sebuah kota kata dia,  perlu ada image branding yang harus dipegang.

Misalnya, Kota Jogjakarta sebagai kota pendidikan. Begitu juga dengan Kota Mataram harus ada image atau branding yang dibangun.

Di tempat yang sama, Ketua Adeksi Armuji mengatakan, Rakernas mengangkat tema memperkuat otonomi, memperkokoh NKRI untuk keadilan dan kesejahteraan bangsa refleksi UU nomor 23 tahun 2014 pemerintahan daerah. Di samping itu, akan membahas program-program kerja Adeksi tahun 2019.

Dalam rakernas para peserta juga akan merumuskan program kerja Adeksi demi terwujudnya DPRD Kota yang berkinerja efektif. Dan akuntabel dalam kerangka pelaksanaan mandat perwakilan rakyat demi percepatan pembangunan nasional.

Ia memgaku, saat ini dewan disibukkan dengan tahun politik. Mensukseskan pemilihan presiden dan wakil presiden serta legislatif. “Mudah-mudahan dewan yang duduk sekarang ini bisa terpilih kembali,” harapnya.

Armuji tak lupa mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Mataram atas terselenggaranya Rakernas Adeksi dengan baik. Dipilihnya Mataram sebagai tuan rumah Rakernas kedua kalinya guna memulihkan keadaan ekonomi sosial. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Mataran bisa bangkit kembali,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB DR Hj Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, NTB sudah pulih. Tempat-tempat wisata di NTB sudah seperti semula setelah dilanda gempa yang cukup dahsyat. Justru kini, kata Rohmi, harga tiket pesawat yang mahal, bahkan bagasi berbayar. “Kita berharap harga tiket ini bisa turun,” harapnya.

Ia meminta para tamu undangan tidak perlu kahawatir ke NTB. Dulu kata dia, jadwal penerbangan Garuda dari Jakarta ke Lombok sampai empat kali. Tapi kali ini tiga kali, bahkan dua kali. “Mudah-mudahan momen ini bisa memperkuat ekonomi sosial,” tutupnya.

Rakernas Adeksi IV dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Adeksi dengan Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI).  Ketua MIPI M Ridho Richardo menandatangani  MoU dengan Ketua Adeksi Armuji tentang  otonomi daerah dan desentralisasi fiskal. (jay/r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks