alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

20 Warga Mataram Digigit Anjing

MATARAM-Pemerintah Kota Mataram terus melakukan pencegahan terhadap kasus gigitan anjing yang diduga hewan penular rabies (HPR). Tercatat, ada 20 orang di Kota Mataram yang melapor digigit anjing, namun semua itu negatif rabies. “Jangan sampailah ada yang rabies,” kata Kepala Dinas Pertanian H Mutawalli, kemarin (26/3).

Pemkot Mataram sempat mendapat kritikan dari para pecinta hewan. Sebab, untuk mencegah rabies, Dinas Pertanian melakukan pembunuhan massal terhadap anjing-anjing liar di Kota Mataram. Dinas memberikan racun di tempat-tempat tertentu yang membuat puluhan anjing liar terbunuh.

Melihat kondisi ini Mutawalli membantah dirinya telah melakukan eliminasi atau pembunuhan massal terhadap anjing-anjing liar. Ia hanya melakukan kontrol populasi atau pengendalian jumlah. Sebab, di Kota Mataram anjing-anjing liar cukup banyak. Keberadaan anjing-anjing liar cukup meresahkan ketentraman masyarakat. “Selain itu kita khawatir ada rabies,” urai mantan Kepala DLH Kota Mataram ini.

Diungkapkan, guna mencegah populasi anjing yang terus bertambah, mau tidak mau pihaknya harus mencegah kehamilan anjing. “Kalau anjing laki-laki bahasa sasaknya kita bantot (cegah kehamilan),” sebutnya. Sementara untuk anjing betina sambung dia,  rahimnya  diikat.

Proses pencegahan kehamilan anjing, lanjut Mutawalli, prosesnya cukup lama. Pihaknya hanya bisa menangkap dua ekor anjing dalam sehari. Namun kini ujar dia,  pihaknya sudah mendapat bantuan vaksin rabies. Sekitar 500 vaksin siap disuntikkan ke anjing guna mencegah rabies. “Tiap hari sekitar 20 sampai 40 anjing kita berikan vaksin,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang  pecinta hewan Dewi Fasisal sangat terbantu dengan adanya vaksin rabies. Dimana, ia bisa membawa anjing-anjing miliknya untuk divaksin agar nantinya tidak terkena rabies jika menggigit.

Menurutnya, pembunuhan anjing secara massal bukan cara yang tepat menyelesaikan kasus rabies. Sebab, ini cara yang keras yang akan membuat anjing punah.

“Kalau ada vaksin ini kita akan siapkan anjing sebanyak-banyaknya,” tutupnya.(jay/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks