alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Gak Usah Khawatir, Uang Jadup Pasti Cair

MATARAM-Pemerintah menjamin dana bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi korban gempa di NTB pasti cair. Menteri Sosial sudah mengusulkan dana Jadup itu ke Kementerian Keuangan. Dana Jadup ini baru akan diberikan setelah masa transisi darurat bencana NTB berakhir. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

“Jadup pasti akan cair. Kemensos sudah ajukan ke Kemenkeu,” kata Kepala Dinas Sosial NTB H Ahsanul Khalik pada Lombok Post, kemarin (26/3).

Total keseluruhan nilai Jadup yang harus dibayar pemerintah mencapai Rp 476,2 miliar. Terdiri dari usulan pembayaran Jadup tahap pertama Rp 11,5 miliar untuk 19.099 jiwa, dan Jadup tahap kedua 774.449 jiwa senilai Rp 464,7 miliar.

Dana Jadup merupakan jaminan sosial yang diberikan Kemensos kepada para korban gempa yang rumahnya rusak berat. Nilai bantuannya Rp 10 ribu per jiwa per hari selama dua bulan. Sehingga masing-masing orang mendapatkan Rp 600 ribu untuk 60 hari.

Khalik menjelaskan, sebelumnya dana Jadup diusulkan lewat dana siap pakai (DSP) yang ada di BNPB. Tapi DSP tidak digunakan untuk Jadup sehingga diusulkan kembali ke Kemenkeu.

Karena Kemensos masih mengusulkan pencairan Jadup tahap pertama, maka Pemprov belum berani memasukkan data Jadup tahap kedua. Daerah dalam hal ini hanya membantu pendataan, mereka sudah verifikasi dan validasi data. Masalah pencairan dana semuanya jadi kewenangan Kemensos, BNPB, dan Kementerian Keuangan.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasminta yang dikonfirmasi Lombok Post beberapa hari lalu menjelaskan, dana Jadup menurutnya sudah ada di Kemenkeu, usulan tahap pertama bagi 19.099 jiwa sudah siap dicairkan.

”Tapi kan ada aturan,” katanya.

Bantuan Jadup baru disalurkan ketika sudah selesai masa transisi darurat bencana. Sementara masa transisi darurat di NTB baru berakhir 12 April mendatang. Selama masa transisi darurat diasumsikan, pemenuhan kebutuhan dasar masih dipenuhi pemerintah daerah.

Jadup juga baru diberikan ketika korban gempa sudah masuk hunian sementara (Huntara). Tapi dalam skema penanganan korban gempa di NTB tidak menggunakan Huntara, langsung dibangunkan hunian tetap (Huntap). Berbeda seperti di Palu, Sulawesi Tengah skemanya warga dibuatkan Huntara, sehingga Jadup diberikan tanpa menunggu masa transisi darurat bencana selesai.

”Jadi ini ada dua hal yang beda,” jelasnya. (ili/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks