alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Antisipasi Virus Corona, Penjagaan Pelabuhan dan Bandara Harus Diperketat

MATARAM-Virus corona yang menyebar secara cepat ke berbagai negara menimbulkan kekhawatiran bagi pariwisata NTB. “Kami minta semua wisatawan untuk mematuhi SOP dari petugas di pintu masuk,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal.

Virus yang sudah menewaskan lebih dari 50 warga Tiongkok tersebut, segera diantisipasi Pemprov NTB. Salah satunya melakukan koordinasi dengan PHRI. Mendata dan memeriksa suhu tubuh setiap wisatawan yang akan menginap. “Kita berusaha perketat di semua lini,” tegasnya.

Untuk kejadian ini, NTB masih diuntungkan dengan belum adanya penerbangan langsung dari Tiongkok. Namun, tidak berarti pemerintah tidak memiliki persiapan apa-apa. “Semuanya harus waspada terhadap gejala virus mematikan ini,” kata Faozal.

Mengantispasi hal tersebut, dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri, telah menerbitkan travel advice bagi warga Indonesia yang berencana bepergian ke Tiongkok.

Dijelaskan, WNI yang akan ke Tiongkok mengikuti segala perkembangan virus corona melalui aplikasi safe travel. Menghindari tempat dan kota asal virus tersebut. Kemudian tidak melakukan kontak fisik dengan orang-orang yang sedang dalam kondisi batuk, demam, dan sesak napas.

Menanggapi hal itu, Faozal mengatakan, pemda akan menyiapkan bila ada arahan dari pemerintah pusat. “Kita siapkan kalau ini arahan pusat untuk segera daerah juga antisipasi,” tandasnya.

Anggota Komisi II DPRD NTB Made Slamet meminta, otoritas bandara dan pelabuhan, benar-benar memperketat penjagaan. Semua alat screening harus dipastikan berfungsi dengan baik. “Kita kan nggak mungkin larang orang buat datang, tetapi langkah antisipasi harus kita perkuat,” tegasnya.

Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Anita Ahmad berharap, peristiwa ini tidak terlalu berdampak signifikan.pada kunjungan wisatawan ke NTB. Tidak dipungkiri, negara yang dipimpin Xi Jinping tersebut masih menjadi pasar ‘gemuk’. Tidak jarang, pihaknya selalu berpromosi ke sana. “Semoga semua ini cepat selesai ya,” harapnya.

Saat disinggung mengenai travel advice yang dikeluarkan Kemenlu, karena negara memiliki kewajiban dan tanggung jawab melindungi setiap warganya. “Saya pikir ini untuk keselamatan kita semua ya, kita di minta hati-hati,” tandasnya. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks