alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Pengerjaan Monumen Mataram Metro Molor

MATARAM-Sampai saat ini, pengerjaan Monumen Mataram Metro belum ada tanda-tanda dilanjutkan.Salah satu proyek prestisius Pemkot Mataram ini, sekilas seperti proyek mangkrak. Padahal bangunan setinggi 50 meter itu, digadang-gadang akan menjadi ikon baru Kota Mataram.

Menanggapi hal ini, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, dokumen Detail Engineering Design (DED) yang sudah disusun di 2018, harus direview kembali.

“Kami review karena harus menyesuaikan dengan harga (bahan bangunan) yang berstandar 2019,” tegasnya, kemarin (27/7).

Karena review ini, otomatis akan berdampak pada molornya pengerjaan monumen. Padahal, pemkot sebelumnya telah sesumbar bahwa pembangunan tinggal proses lelang. Namun Tura segera berdalih, bahwa proses tender atau lelang akan dilakukan pekan depan.

Baca Juga :  Kebutuhan Telur NTB Capai 1,3 Juta Butir

“Soal review desaign, memang harus dilakukan. Sebab ada warning dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN),” ungkap mantan Kepala Dinas PUPR ini.

Hal itu, lanjutnya, terkait dengan penguatan pembangunan underpass, karena rencananya pada desain Monumen Mataram Metro, akan dibuat terowongan di bawah jalan. “Karena itu yang paling penting, makanya kami terus berkoordinasi dengan pihak balai jalan,” tegas Tura.

Pemkot Mataram memang sempat diberi catatan, bahwa sebelum mengerjakan proyek, harus memperhatikan sedetail mungkin terkait  persoalan desain. Karena ini menyangkut kelayakan dan keamanan gedung bagi pengguna jalan. Sehingga yang perlu ditekankan adalah struktur dan kekuatan bangunan.

Makanya, dalam review desain monumen, Tura mengatakan pihaknya akan terus mengacu pada standar Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, terutama jalan nasional. Setelah selesai soal review desain, dalam waktu dekat tahap ekspose akan dilakukan di hadapan BBPJN oleh konsultan perencanaan.

Baca Juga :  Suplai 6,68 Kilo Ganja Aceh Diduga Dikendalikan dari Lapas Mataram

“Nanti dijelaskan sarana apa saja yang disediakan, pokoknya jangan sampai dalam membangun, kita mengganggu arus lalu lintas, apalagi itu jalan utama menuju bandara,” pungkasnya. (yun/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/