alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Ahyar Pertimbangkan Diskon Pajak Hotel

MATARAM-Hunian hotel di Kota Mataram sepi. Rata-rata tamu yang menginap di bawah 30 persen. Bahkan ada yang terjun bebas di bawah 10 persen.

Dengan fakta tersebut, Assosiasi Hotel Mataram (AHM) secara resmi melayangkan surat ke Pemkot Mataram. Dalam surat itu,mereka meminta solusi bersama mengatasi hal ini.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh saat ditemui usai memberikan bantuan kepada korban gempa bumi di Lingkungan Jangkuk mengaku sudah membaca surat itu. Isinya AHM meminta diskon pembayaran pajak hotel, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), perizinan dipermudah, dan masih banyak lagi.

“Karena ini menyakut soal pajak dan akan berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tentu saja keputusan tidak bisa saya ambil secepatnya,” kata Ahyar.

Namun, ia berjanji akan segera mencari solusi terbaik. Saat ini, dirinya sedang mencari waktu untuk menggelar rapat koordinasi dengan SKPD terkait, utamanya Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Dinas Pariwisata Kota Mataram.

“Kita akan rapatkan dulu dan harus dipahami dan dipelajari, supaya tidak menyalahi ketentuan yang berlaku,” kata Ahyar.

Sektor pariwisata Kota Mataram memang sedang lesu. Apalagi pascagempa, event-event pariwisata kota banyak yang dibatalkan. Padahal, dengan adanya event tersebut, membuat tingkat hunian hotel atau Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) di Kota Mataram mengalami peningkatan. Namun keadaan saat ini, berkata sebaliknya.

Selain bersurat ke Wali Kota, anggota AHM juga sudah mendatangi Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi. Mereka meminta keringanan pembayaran pajak hotel dan membahas soal kondisi sektor pariwisata dan perhotelan di Kota Mataram.

“Pada prinsipnya, jika bertujuan untuk meningkatkan pergerakan ekonomi Kota Mataram, keringanan-keringanan tersebut bisa diberikan,” tandas Ahyar. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks