alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Menjamurnya Bisnis Ikan Asap di Jalur Lingkar Selatan

Bisnis ikan asap menjamur di jalur Lingkar Selatan. Ekonomi warga perlahan hidup. Karena konsumen menyambutnya dengan baik. Bahkan, dalam sebulan, setiap pedagang omzetnya bisa puluhan juta.

YUYUN ERMA KUTARI, Mataram

=========================

Siang itu begitu terik. Peluh menetes dipelipis pedagang ikan bakar itu. Sesekali mengelap tipis, sambil melanjutkan kegiatan mengulek beberapa bumbu.

Saat Koran ini datang, rupanya Nurhayati sedang melayani beberapa pelanggan yang hendak makan siang di lapaknya. Namanya ‘Warung Bu Ati’.

“Lagi bikin bumbu pelecing,” katanya.

Wanita 38 tahun ini rupanya sudah hampir setahun berjualan ikan asap. Awalnya ia hanya seorang pedagang sayur, di Pasar Pagesangan. Namun, karena keuntungan dari jualan sayur belum cukup memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari, maka pilihannya jatuh pada menjual ikan asap.

Ia bercerita, keuntungan yang didapatkan dalam sehari memang tidak menentu. Jika para peziarah banyak mengunjungi makam Loang Baloq, biasanya itu menjadi ladang rezeki bagi Nurhayati. Ia bisa membawa pulang setidaknya Rp 700 ribu, dengan menjual 30 sampai 40 ekor ikan. Ditambah lagi dengan masakan khas Lombok Lainnya. Rata-rata omzetnya per bulan sekitar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta.

Sementara jika masa-masa sepi, misalnya hari kerja, setidaknya ia bisa meraup keuntungan Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu sehari.

“Semuanya tergantung situasi, tetapi Alhamdulillah ada saja yang beli,” ujarnya.

Warung Nurhayati buka dari jam 10 pagi hingga jam sembilan malam.

Sampai saat ini, ia melihat ikan asap sangat diminati warga kota. Tidak sedikit ibu-ibu yang datang untuk membeli ikan asap Nurhayati, kemudian diolah kembali didapur masing-masing.

Nurhayati bercerita, mengolah ikan segar menjadi ikan asap, merupakan salah satu cara untuk mengawetkan ikan secara alami. Ikan yang biasa ia jual terdiri dari ikan Cakalang, ikan Kakap, Patin, Tongkol, dan masih banyak lagi. Namun ke empat jenis ikan itu biasanya yang paling banyak dicari.

Seperti pengasapan pada umumnya, Nurhayati menyediakan bahan ikan dan serabut kelapa. Agar pelanggannya tidak pindah ke pedagang lain, tentu saja ia harus memastikan kesegaran ikan.

Biasanya, kata dia, kalau ikan yang tidak segar, saat ditusuk dengan kayu saat dimulai pengasapan, biasanya langsung hancur alias berubah teksturnya saat dibakar.

Karena itu, ia termasuk selektif dalam membeli bahan ikan yang akan di asapi. Tentu saja ikan segar akan memiliki tekstur utuh, dagingnya kokoh. Dan pada saat diasapi akan memberi tekstur agak keras di luar namun lembut di dalam. Kemudian yang paling penting, aroma amis tidak terasa.

“Biasanya ada teknik mengasap ikan, ada yang kukus dulu, kalau saya biar segarnya tetap terasa, tidak dikukus cuma memakai sedikit perasan jeruk nipis pas dibersihkan, biar makin segar,” tegasnya.

Selain itu, ia tidak sekaligus mengasapi semua ikan yang ia punya. Pertama ia bakar lima sampai 10 ekor ikan. Ketika ikan yang tersedia sudah habis, ia kemudian melanjutkan ke pengasapan tahap berikutnya. Memang waktu yang dibutuhkan cukup lama, bisa sampai 30 menit hingga satu jam. Karena pada menit-menit terakhir pengasapan, Nurhayati wajib menggunakan teknik pengasapan pendinginan.

“Kalau yang terakhir itu, biar bau asapnya tetap kerasa dan menjaga warna cokelat daging ikannya, jadi pas ada yang beli tetap segar aja,” ujarnya.

Pelanggan Nurhayati bisa memilih ikan asap dengan bumbu dicocol menggunakan kecap atau sambal. Sambalnya pun ada dua jenis, menggunakan sambal  dalam pelecing kangkung dan sambal terong.

Ia juga tidak lupa menyediakan kerupuk dan mentimun, sebagai teman pelengkap saat menyantap ikan asap. Semuanya langsung dari dapur Nurhayati. (*/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks