alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Untung BPK, Kalau KPK? Terkait Hasil Temuan Proyek Rekam Medik RSUD Kota

MATARAM-DPRD Kota Mataram angkat bicara terkait temuan kerugian negara pada proyek rekam medik di RSUD kota Mataram. Dari hasil audit BPK RI Wilayah NTB, ditemukan kerugian negara mencapai Rp 500 juta.

Seperti diberitakan kemarin, pagu proyek itu Rp 18,2 miliar, namun setelah ditender menjadi Rp 16,7 miliar. “Mau tidak mau kelebihan ini harus dikembalikan,” tegas Anggota DPRD Kota Mataram I Gede Wiska, kemarin (27/3).

Wiska juga sempat bingung dengan temuan BPK pada proyek di RSUD Kota Mataram. Sebab, tender proyek biasanya melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Cara seperti ini akan menghindari terjadi kecurangan atau main mata.

Namun sebaliknya, masih saja ada masalah. “Kalau ada kelebihan, sekarang harus dikembalikan,” cetusnya.

Dalam menangani proyek, ujar Wiska, pejabat pembuat komitmen (PPK) harus hati-hati. Apalagi menyangkut anggaran yang cukup besar. Harus cermat dalam peruntukkan dan pengerjaan proyek tersebut.

“Saya minta ini harus dievaluasi,” pinta politisi PDI Perjuangan ini,

Wiska meminta pucuk pimpinan RSUD Kota Mataram dievaluasi kinerjanya. Jangan sampai hal-hal seperti ini terulang lagi.

Motif pembayaran kelebihan proyek ini hanya di atas kertas saja atau seperti apa. “Tiba-tiba ada pembayaran kelebihan. Kan ini jadi pertanyaan,” sesalnya.

Ia menduga ada permainan di balik tender proyek rekam medik di RSUD ini. Sebagai wakil rakyat ia akan mencoba mendalami permasalahan yang merugikan negara hingga setengah miliar ini.

“Temuan BPK ini tentunya berdasarkan hitungan yang cukup cermat. Tidak mungkin asal-asalan,” tegasnya.

“Untung masih BPK, kalau KPK, habis orang-orang yang terlibat di dalam proyek ini,” tambah Wiska.

Wiska juga mempertanyakan kinerja Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat Daerah (TP4D). Di dalam tim ini ada penegak hukum yang melakukan pemantauan terhadap proyek tersebut.

Menurutnya, kelebihan pembayaran ini bisa saja miskomunikasi atau kesalahapahaman. “Kami berpikir positif dulu untuk masalah ini,” sebutnya.

Secara tidak langsung, masalah ini akan menjadi perhatian pemerintah pusat. Karena ini menyangkut keuangan negara yang menjadi temuan BPK.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kota Mataram Lalu Alwan Basri menuturkan, temuan BPK ini tak bisa terbantahkan. Karena dalam melakukan audit, BPK menggunakan data.

“Tak hanya RSUD Kota Mataram yang bermasalah pada penanganan proyek. Tapi ada 15 OPD yang bermasalah dalam membelanjakan keuangan yang menjadi temuan BPK,” bebernya.

“Ini akan menjadi koreksi kita. Dan kita di Inspektorat sifatnya memberikan pembinaan,” tukasnya. (jay/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks