alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Antisipasi Terburuk, Mataram Siapkan Rusunawa Jadi Tempat Isolasi Pasien Korona

MATARAM-Pemkot sudah siaga jika Kota Mataram masuk dalam situasi darurat korona. Salah satunya dengan menyiapkan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) jadi tempat isolasi.

”Bisa kita siapkan. Sambil melihat kondisi ke depan seperti apa,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Teknis untuk langkah kedaruratan tersebut bakal diatur pemkot. Tentunya rusunawa bisa digunakan setelah rumah sakit di Kota Mataram sudah tak bisa lagi menampung pasien. Terutama mereka yang masuk kategori terpapar virus Korona.

Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) H Kemal Islam mengatakan, jika memang situasi mengharuskan rusunawa menjadi lokasi isolasi, pihaknya siap memfasilitasi. ”Kalau kebutuhannya mendesak, kita siapkan,” kata Kemal.

Hanya saja, perencanaan harus dilakukan jauh-jauh hari. Tidak dadakan. Sehingga perkim bisa mengkondisikan warga yang tinggal di rusunawa. Pastinya, ketika satu rusunawa yang digunakan, warga tentu akan dipindahkan sementara ke lokasi lain.

Menggunakan rusunawa sebagai tempat isolasi, dilakukan hanya dalam kondisi darurat saja. ”Makanya harus jauh sebelumnya, kita buat suatu perencanaan dulu. Teknisnya seperti apa,” ucapnya.

Wacana rusunawa sebagai lokasi isolasi tak lepas dari rencana aksi yang disusun Pemkot Mataram. Guna menghadapi situasi terburuk terkait pandemi virus Korona di Kota Mataram.

Di Kota Mataram sendiri, ada tiga rusunawa yang sudah terbangun. Satu berada di Montong Are, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya. Rusunawa Montong Are ini dibangun dengan lima lantai dengan jumlah kamar mencapai 98 unit.

Masih di kelurahan yang sama, ada lagi Rusunawa Mandalika. Memiliki 198 unit kamar dengan bentuk fisik twin blok lima lantai. Sementara sisa rusunawa lainnya, berada di Selagalas dengan jumlah kamar sebanyak 90.

Dari ketiga rusunawa ini, dua di antaranya sudah diserahterimakan kepada Pemkot Mataram. Artinya, rusunawa sudah menjadi aset daerah. Sehingga pemkot memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan.

Rusunawa yang sudah diserahkan adalah rusunawa Selagalas dan Mandalika. Sementara rusunawa Montong Are masih menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan. (dit/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

BioSolar Non Subsidi, Solusi Kebutuhan Masyarakat Sumbawa

”Supaya mempermudah pelanggan membedakan jenis produk BBM yang dibeli,” terang Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji melalui rilis yang diterima Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks