alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Waspada Cuaca Buruk, Gelombang Pasang Terjang Pesisir Mataram

MATARAM—Cuaca buruk yang terjadi di selat Lombok membuat gelombang pasang menerjang pesisir barat mataram dari Mapak hingga Bintaro di utara, Rabu (27/5) kemarin. Air rob bahkan sampai masuk ke permukiman warga. Perahu nelayan yang diparkir di pinnggir pantai juga mengalami kerusakan. Beberapa diantaranya bahkan sempat hanyut dibawa gelombang.

”Banyak perahu yang rusak. Tim di lapangan sedang melakukan pendataan. Yang pasti, tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Miftahurrahman.

 

Fudin mengatakan, puncak gelombang pasang terjadi kemarin pagi. Petugas yang mendapat informasi tersebut langsung turun ke lapangan. Bersama lurah, camat, dan masyarakat. Melakukan upaya pencegahan kerusakan lebih parah.

BPBD menyebar sekitar 500 karung berisi pasir. Yang ditempatkan di beberapa titik. Sebagai tanggul darurat. Mencegah terjadinya gelombang pasang susulan. ”Untuk menutup celah air. Nanti akan kita tambah dropping lagi, kalau eskalasinya meningkat,” ujar Fudin.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini. Untuk potensi banjir rob. Diprediksi terjadi pada 27 Mei hingga 28 Mei, untuk pesisir selatan NTB.

Merujuk informasi tersebut, Fudin meminta masyarakat untuk tetap waspada. Mereka juga terus memantau perkembangan di lapangan. ”Informasi yang kita serap di lapangan, biasanya gelombang pasang ini kan terjadi September dan Oktober, tapi ini lebih awal. Jadi kita minta masyarakat juga tetap waspada,” kata Fudin.

Camat Ampenan Syamsul Irawan mengatakan, di wilayahnya ada empat kelurahan yang terdampak. Ampenan Selatan, Banjar, Ampenan Tengah, dan Bintaro. ”Masyarakat yang terdampak akan kita bantu. Bekerjasama dengan Dinsos,” kata Syamsul.

Gelombang pasang kemarin, juga berdampak pada penangkaran penyu di Pantai Mapak Indah, Kecamatan Sekarbela. Milik H Mahendra Irawan. Di sini juga terdapat kafe sebagai destinasi wisata.

Katanya, lokasi penangkaran penyu dan kafenya porak poranda. Air laut menghantam fasilitas kafe. Papan untuk lubang tetas telur penyu hanyut terbawa air. ”Telur penyunya tidak hanyut. Tapi tandanya yang hilang. Jadi harus gali ulang lagi ini,” kata Awan, sapaan karibnya.

Ada 38 titik yang akan digali kembali. Awan harus bergerak cepat agar telur penyu sebanyak 2.500 butir bisa terselamatkan.

Gelombang pasang yang terjadi dari pukul 02.00 Wita, tak disangka-sangka Awan. Ia tak menduga juga bisa terjadi pada bulan Mei. ”Lumayan besar. Penangkaran penyu ini jaraknya 35 meter dari laut, tapi masih kena juga,” ujarnya.(dit/jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks