alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Keluyuran di Mataram Tanpa Masker, Siap-siap Denda Rp 150 Ribu

MATARAM-Ini peringatan bagi seluruh warga Kota Mataram. Terutama yang tidak memakai masker di tempat umum. Mereka harus siap-siap menerima sanksi alias didenda.

“Saya rasa dengan adanya sanksi akan ada efek jera,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Swandiasa.

Rencananya Pemkot Mataram akan melakukan penilangan bagi pengendara yang tidak mengenakan masker. Dendanya  Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu.

Tak hanya itu, tim yang akan bertugas juga wajib melakukan edukasi bahaya Covid-19 kepada masyarakat. “Kalau ada denda mungkin warga berpikir dua kali untuk tidak mengenakan masker,” ungkap Nyoman.

Diakuinya, sejauh ini, tingkat kesadaran warga mentaati protokol Covid-19 masih rendah. Bahkan tidak jarang ditemukan warga tidak mengenakan masker saat beraktivitas di tempat umum.

“Di pusat perbelanjaan dan kantor-kantor, karyawan maupun pengunjung wajib mentaati protokol Covid-19,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram M Saleh mengatakan, penilangan ini akan dilakukan bersama pihak kepolisian. Pihak kepolisian menilang kendaraan, sementara Dishub akan menilang warga yang tidak mengenakan masker.

“Nanti akan kita lakukan bersama-sama,” ungkap mantan camat Selaparang ini.

Untuk saat ini, lanjut dia, pengawasan terhadap pengendara yang tidak mentaati protokol Covid-19 tidak bisa dilakukan di semua pintu masuk Kota Mataram karena keterbatasan anggaran. Sehingga, pengawasan dilakukan hanya di dua pintu masuk Kota Mataram. “Jadwalnya berpindah-pindah. Pengawasan bisa juga beralih ke dalam kota,” kata Saleh.(jay/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks