alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Sekolah di Mataram Bakal Dibuka Kembali Bulan Oktober

MATARAM-Pembelajaran tatap muka di sekolah kemungkinan dimulai pada Oktober mendatang. “Untuk SD dan SMP kita prediksi masuk Oktober,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram HL Fatwir Uzali, Senin (27/7).

Meski begitu, lanjut dia, harus menerapkan protokol Covid-19. Karena Mataram belum masuk zona hijau penyebaran Korona. Selain itu, pihaknya terlebih dahulu akan melihat kesiapan SDM sekolah dalam menerapkan pembelajaran tatap muka.

“Kalau sekarang, kita belum siap,” ujar mantan Kepala SMAN 1 Mataram ini.

Kini, kata dia, model pembelajaran dilaksanakan dengan sistem Belajar Jarak Jauh (BJJ) dan Belajar dari Rumah (BDR).

Untuk BDR sendiri dilakukan dengan dua cara. Yakni  dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). “Intinya kita ingin proses belajar mengajar memenuhi standar,” ujar Fatwir.

Dia juga akan melakukan evaluasi terhadap pembelajaran sistem BDR dan BJJ. Seperti apa proses dilakukan dan sejauh mana penerapan pembelajarannya.

Untuk konsep luring kata Fatwir, para guru akan datang ke rumah siswa, atau bisa juga siswa yang ke rumah guru. Misalnya, dalam satu sesi maksimal diikuti tujuh siswa. “Satu hari bisa sampai empat sesi,” tuturnya.

Sedangkan untuk pembelajaran daring lanjut dia, orang tua tinggal menyiapkan kuota internet. Karena untuk pembelajaran konsep daring, para siswa tidak disiapkan kuota internet dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

“Kuota internet hanya untuk guru saja. Belum ada untuk siswa,” imbuh Fatwir.

Dijelaskan, pembelajaran daring bisa menggunakan zoom meeting, google classroom, dan edondo, serta aplikasi lainnya. “Guru tidak kita dibatasi melaksanakan proses belajar mengajar,” ungkapnya.

Sementara Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Matatam M Taufiq mengatakan, saat ini yang terpenting bagaimana melaksanakan proses belajar mengajar. Baik itu secara daring maupun luring. Jangan sampai anak-anak tidak mendapat materi pembelajaran selama Korona.

“Wajib hukumnya guru melaksanakan pembelajaran. Bagaimanapun caranya,” tegas Taufiq. (jay/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks