alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Dewan Sebut Konstruksi Monumen Mataram Miring

MATARAM-Konstruksi bangunan Monumen Mataram Metro diduga miring. “Pengakuan pelaksana proyek, ada kemiringan 10 derajat. Sehingga lift tidak bisa terpasang,” beber anggota Komisi III DPRD Kota Mataram Ahmad Azhari Gufron kepada Lombok Post.

Hal tersebut diketahui ketika dewan turun melakukan inspeksi. Dampaknya, dewan masih mempertimbangkan jika eksekutif berencana ingin melanjutkan proyek ini.

Dari pemaparan pelaksana, monumen ini dibangun dua tahap. Yang pertama adalah pembangunan struktur pondasi. Pengerasan area pondasi di Bundaran Jalan Lingkar Selatan. Setelah struktur pondasi selesai, baru kemudian dilakukan pembangunan monumennya.

“Cuma perencanaannya kurang karena harusnya tidak dilakukan secara konvensional. Ini dilakukan secara manual menyebabkan prosesnya lama,” ucap politisi PAN ini.

Dokumen ekspose yang disampaikan ke dewan juga ternyata berbeda dengan  hasil kerja pelaksana. Ruang kosong yang ada di dalam monumen akhirnya diubah menjadi struktur menara.

“Akhirnya sampai sekarang nggak ada lift. Karena untuk memasang lift harusnya kan bangunan presisi,” terangnya.

Ditambah, ornamen atau yang semula disiapkan jadi ruang baca terpaksa dibuat menjadi struktur. “Makanya kalau dari kami benahi dulu, baru lanjutkan. Karena memang itu ditemukan ada kemiringan saat kami turun,” bebernya.

Untuk mengatasi persoalan kemiringan, pihak pelaksana menurutnya membangun penyangga di empat titik sudut monumen. Padahal, dalam ekspose, penyangga tersebut sebenarnya tak direncanakan.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Miftahurrahman dikonfirmasi mengenai dugaan kemiringan Monumen Mataram Metro membantah hal tersebut. “Nggak miring. Arsitekturnya adalah kombinasi bangunan tegak dan bangunan miring. Jadi susah ngukur dia miring atau nggak,” terangnya.

Terkait pemasangan lift yang belum bisa terpasang, ia mengaku pihaknya belum tahu apa persoalannya. “Tapi kalau dari kami nggak ada (kemiringan),” jelasnya.

Apakah monumen Mataram Metro mau dilanjutkan? Miftahurraham menjelaskan tergantung kondisi pendanaan. Hanya saja, untuk saat ini pihaknya menegaskan tidak bisa di APBD Perubahan. Karena ada beberapa pekerjaan prioritas yang lebih membutuhkan pendanaan.

“Ada banyak yang lebih prioritas. Apalagi dengan kondisi pandemi,” terangnya.

Rencananya, jika kondisi anggaran tak juga normal, maka pekerjaan pembangunan monumen tinggal dilanjutkan dengan pembangunan landscape taman dan air mancur. Total biaya tambahan yang akan dibutuhkan sekitar Rp 1,5 sampai Rp 2 miliar. “Cukup tinggal taman, air mancur dan ladscape-nya,” ucapnya.

Keberadaan Monumen Mataram Metro ini sebenarnya dihajatkan untuk pengembangan kawasan selatan Kota Mataram menjadi kawasan pusat pemerintahan. Monumen ini menjadi ikon selamat datang bagi pengunjung yang datang dari arah Bandara Internasional Lombok ke Kota Mataram. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks