alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Trotoar Bukan Tempat Parkir dan Jualan!

MATARAM-Pemkot Mataram akan mengembalikan fungsi trotoar. Melalui satgas, pemkot akan menjadikannya sebagai tempat pejalan kaki. Bukan lokasi berjualan dan tempat parkir kendaraan bermotor.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, selama ini pengawasan untuk trotoar memang belum maksimal. Adanya satgas, diharapkan bisa menutup celah pelanggaran. Juga mengembalikan fungsi trotoar seperti semula.

”Saya yang minta kemarin dibentuk satgas. Khusus untuk menangani trotoar,” kata Mohan.

Menurut Mohan, trotoar berfungsi sebagai pedestrian. Tempatnya pejalan kaki. Juga aksesori kota. Yang bisa menambah keindahan wilayah perkotaan. Sehingga penting bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan. Merawat trotoar agar tetap indah.

”Fungsinya juga harus disesuaikan dengan peruntukkannya,” tutur ia.

Baca Juga :  Manggung Setelah Absen Sepuluh Tahun, Begini Perasaan Mohan

Selama ini, di beberapa tempat, trotoar telah beralih fungsi. Dijadikan pedagang sebagai lokasi berjualan. Hingga parkir kendaraan bermotor. Kondisi ini tentu melanggar aturan dan fungsi trotoar.

Keberadaan satgas diharapkan juga bisa menunjang penataan kawasan bisnis Cakranegara (KBC). Dalam penataan tersebut, pemerintah telah mempercantik trotoar. ”Jadi nanti untuk pemeliharannya tetap di Dinas PUPR. Sementara Satpol PP untuk penindakan. Nanti akan saling berkoordinasi,” ucap Mohan.

Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, satgas yang dibentuk akan melibatkan sejumlah OPD. Seperti Dinas PUPR, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Perkim. Fungsinya menjaga dan mengawasi trotoar.

”Nanti akan ada pemeliharaan, kebersihan. Juga mengawasi fungsi trotoar,” kata Mahmuddin.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Maling Kambuhan

Mahmuddin menyebut pembentukan satgas atas instruksi Wakil Wali Kota Mataram. Atas dasar kondisi trotoar di kota yang banyak dialihfungsikan.

Sejauh ini, penertiban di badan trotoar menjadi kewenangan Satpol PP. Pembentukan satgas diharapkan bisa memaksimalkan kembali penertiban. Meski begitu, pemkot akan lebih dulu melakukan kajian, agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Satgas trotoar, sebutnya, akan melakukan tugas yang lebih luas. Tapi tetap dengan proporsional. Tidak saja dominan penertiban pedagang dan lokasi parkir. Tapi juga penataan dan pemeliharaan.

”Nanti akan ada atribut sendiri dari satgas,” tandas Mahmuddin. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/