alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Selamat Bekerja Pak Hariadi!

MATARAM-Jika tak ada aral-melintang, hari ini Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram yang baru, bakal dilantik. Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, tidak bisa menunda-nunda lagi sisa waktu yang ada.

Ia harus memilih satu dari tiga nama yang direkomendasikan Tim Panitia Seleksi (Pansel). Sumber Lombok Post menyebut, Hariadi hampir pasti ditetapkan sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.

“Pak Hariadi,” kata sumber ini.

Nama Hariadi sudah di-print out sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram. Mengalahkan kandidat lain. Antara lain Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Suhartono Toemiran, dan Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Haris A Rasyid.

“Alasan beliau, jenjang karir dan tentu saja loyalitas pada pemimpin,” imbuhnya.

Hariadi memang agak terlambat menikmati kursi eselon II. Berbeda dengan beberapa camat lainnya. Pada tahun 2017 lalu, Irwan Rahadi Camat Selaparang menikmati promosi menjadi Kadis Lingkungan Hidup.

Tak hanya Irwan. Ada nama Camat Mataram Amran M Amin menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (sekarang Kadis Perdagangan). Dan, Camat Ampenan Ki Agus M Idrus.

“Ia dinilai loyal dalam bekerja,” ulasnya.

Pada saat tiga rekannya naik promosi, Hariadi hanya bergeser tempat. Dari Camat Sekarbela menjadi Camat Mataram. Hariadi juga termasuk gigih memburu karir. Beberapa kali ada peluang untuk promosi, pria kelahiran 15 April 1963 ini selalu tak gentar mencoba.

Pendidikan terakhirnya di bidang Ilmu Pemerintahan, rupanya cukup membuat ia paham. Tidak ada promosi tanpa karya dan perjuangan yang gigih.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Kota Mataram Lalu Mahsun mengaku belum melakukan persiapan apa-apa terkait info mutasi hari ini. Alasannya, dari bagian kesekretariatan belum ada perintah untuk menyiapkan ruangan.

“Makanya kita sempat tanya-tanya tadi, ada mutasi nggak besok (hari ini, Red). Tapi ndak ada yang tahu,” kata Mahsun.

Mahsun mengatakan, pihaknya siap saja bila Badan Kepegawaian dan Pembedayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram meminta persiapan ruangan. Bila hari ini akan menggelar mutasi seperti kabar-kabar yang beredar.

“Ya tinggal kita siapkan saja. Kalau memang BKPSDM butuhnya besok (hari ini, Red),” tandasnya. (zad/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks