alexametrics
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022

Berkah MotoGP Mandalika, Angka Pengangguran di Mataram Berkurang

MATARAM-Perekonomian di Kota Mataram yang semakin menggeliat diyakini berdampak pada turunnya angka pengangguran. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram H Rudi Suryawan mengatakan setidaknya ada penurunan jumlah pengangguran di tahun 2021 mencapai sekitar 3.000 orang.

“Semua hotel full booking. Jadi hotel (yang semula merumahkan pegawainya) pasti memanggil kembali pekerjanya. Kemudian beberapa gerai baru sudah mulai buka seperti Uniqlo di Lombok Epicentrum Mall dan ada beberapa hotel baru,” kata H Rudi kepada Lombok Post.

Hal ini menurutnya tentu akan membuka peluang kerja baru bagi warga Kota Mataram. Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram dikatakannya saat ini sedang menginventarisir berapa serapan tenaga kerja pasca dihelatnya MotoGP Mandalika. Namun ia memastikan dampak ekonomi yang terus tumbuh telah mampu menekan jumlah pengangguran.

“Angka pengangguran kita di Kota Mataram selama tahun 2021 menurun sekitar 3.000 orang,” paparnya.

Di tahun 2020, angka pengangguran Kota Mataram dari Data Badan Pusat Statistik dikatakan Rudi berjumlah sekitar 17.000 orang. Akibat saat itu kondisi pandemi memberikan dampak yang besar terhadap semua sektor ekonomi. Khususnya sektor jasa dan perdagangan yang menjadi andalan Kota Mataram. Sejumlah pekerja dirumahkan hingga membuat angka pengangguran cukup tinggi.

Baca Juga :  Lurah Ampenan Tengah : Tak Boleh Lalai meski Korona Landai

“Sekarang sudah 14.000 angka pengangguran kita di Kota Mataram,” jelasnya.

Selain mulai membaiknya kondisi perekonomian Kota Mataram saat ini, Rudi menilai ini juga sebagai salah satu dampak pogram kartu pra kerja yang dilakukan pemerintah pusat. Ini kemudian membuat banyak wira usaha baru yang hadir di Kota Mataram. Khususnya dari kalangan pelaku UMKM.

“Ke depan, kami juga akan melaksanakan program transmigrasi. Ketika pekerjaan di kota sulit, salah satu yang bisa dilakukan adalah transmigrasi. Tidak sedikit orang yang sukses dengan program ini,” paparnya.

Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram kini tengah turun ke enam kecamatan untuk menjaring animo masyarakat yang mau ikuti program transmigrasi ini. Warga rencananya akan di kirim ke Sulawesi Tenggara. Di sana mereka akan bekerja di lahan pertanian.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Kasus Pencurian di Komplek Kantor Wali Kota Mataram

Selain Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja juga membuka pelatihan bagi para pekerja imigran yang sudah kembali ke Kota Mataram. Mereka diberikan pelatihan pertukangan, perbengkelan hingga produksi kuliner UMKM.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi juga mengatakan jika geliat ekonomi memang begitu terasa saat MotoGP. Ini yang memberi dampak terhadap menggeliatnya UMKM yang semula terdampak pandemi. “Kita bersyukur ada event seperti ini,” katanya.

Karena secara tidak langsung ini tentu membuka peluang kerja bagi masyarakat Kota Mataram. “Sekitar 4.700 kamar hotel berbintang dan melati penuh.  Semua sentra kuliner seperti Ayam Taliwang dan Sate Rembiga juga penuh orang antre,” ucapnya. (ton/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/