alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Lawan Korona, Monjok Baru Timur Siapkan Pengobatan Gratis dan Ambulans

Di masa pandemi, warga Monjok Baru Timur mendapat pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis sekali sebulan. Lingkungan ini juga memiliki ambulans khusus untuk membantu warga yang membutuhkan. Bukti bahwa pandemi bisa melahirkan aneka inovasi.

———————————————-

 

IMUNITAS memang menjadi urusan nomor wahid setelah pangan di masa pandemi Covid-19. Itulah sebabnya, pemeriksaan kesehatan menjadi begitu penting. Bertandanglah ke Lingkungan Monjok Baru Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Warga di sana sungguh bersuka cita. Sebabnya, mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan rutin tiap bulan. Dan semuanya gratis.

”Kita tidak ingin ada yang terpapar di lingkungan kami. Itu sebabnya,setiap bulan kami mengadakan pengecekan kesehatan dan pengobatan gratis untuk warga lingkungan kami,” kata Ketua RT Lingkungan Monjok Baru, Muslim pada Lombok Post.

Biasanya kata Muslim, pemeriksaan kesehatan tersebut didahului dengan gotong royong. Seperti membersihkan sampah. Membereskan selokan lingkungan yang mampet dan dangkal. Atau kegiatan bersih-bersih kampung lainnya.

“Biasanya kami pilih laksanakan pada hari libur kerja akhir pekan,” kata Muslim.

Kok bisa ada pengobatan gratis? Inilah kreasi yang dilakukan Lingkungan Monjok Baru. Memberdayakan warga mereka sepenuhnya. Di Lingkungan itu ada dua dokter yang tinggal. Yaitu, dr Baiq Novaria Usmaningrum dan suaminya dr Yuda Prawira.

Kedua dokter itulah yang diminta lingkungan untuk membantu masyarakat dan memberikan pengobatan gratis. Keduanya pun menyanggupinya dengan suka cita. ”Tidak meminta bayaran sepeserpun,” kata Muslim.

Lalu untuk obat, juga dengan memberdayakan warga. Kebetulan ada juga ada warga yang menjadi apoteker. Namanya Andre Novianto. Maka, jadilah Andre sebagai contributor obat. Gratis pula obat tersebut.

Karena itu, Muslim sungguh bersyukur memiliki warga yang memiliki visi yang sama untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih. Apalagi, dibantu Bhabinkamtibmas yang terus mensuport program warga.  ”Masa Covid-19 ini memberikan hikmah juga. Masyarakat semakin bersatu untuk menjaga lingkungan ini tetap sehat, aman, dan nyaman,” katanya.

 

Ambulans Lingkungan

 

Dan tak cuma pengobatan. Lingkungan Monjok Baru juga punya ambulans khusus. Seluruh warga Monjok Baru boleh memanfaatkan ambulans itu manakala membutuhkan. Ambulans akan siap sedia setiap saat.

“Kita siapkan ini untuk lebih cepat penanganan penyakit warga,” kata Muslim.

Lagi-lagi, ambulans ini juga menggalang kemampuan warga. Tepatnya warga yang dulu pernah tinggal di Lingkungan Monjok Baru Timur. Warga itu menyumbangkan dana untuk membeli kendaraan yang kemudian diubah fungsinya sebagai ambulans.

”Kalau warga lain di sekitar kampung kami juga memerlukan, mereka bisa menggunakan ambulans ini,” kata Muslim.

Untuk biaya operasional ambulans sendiri seikhlasnya dibantu oleh masyarakat yang menggunakannya. Jadi tidak ada tarif. ”Kalau ada yang mau memberikan Rp 20 ribu juga bisa. Tergantung keikhlasan warga,” ujarnya.

Ambulans itu sudah hadir di tengah masyarakat sejak enam bulan lalu. Itu digunakan untuk membantu masyarakat ketika sedang hamil atau yang meninggal. ”Kita prioritaskan untuk penanganan darurat,” kata Muslim.

Sementara untuk warga yang positif Covid-19 tentu tidak pakai ambulans warga ini. Tetapi pakai ambulans khusus dari rumah sakit.

Kalau perlengkapan, tentu belum selengkap ambulans rumah sakit. Tapi di dalamnya ada kotak obat. Juga Tempat tidur pasien dan tempat duduk keluarga yang menjaga.”Kami dan warga lainnya sedang urunan untuk melengkapi keperluan di dalam mobil ambulans ini,” kata Muslim. (arl/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks