alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

TPS Liar Menjamur

MATARAM-Sistem pengelolaan sampah di Kota Mataram masih belum maksimal. Sementara volume sampah di kota semakin hari kian meningkat. Hal ini mengakibatkan menjamurnya TPS-TPS liar di sejumlah titik.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberadaan TPS liar di Jalan TGH Abdul Hanan, Kelurahan Dasan Sari. Jalan itu berdekatan langsung dengan Sungai Jangkok. Tumpukan sampah rumah tangga sangat jelas terlihat. Akibatnya bau busuk menyengat mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram Irwan Rahadi mengaku, sudah melakukan sosialisasi dan duduk bersama dengan Lurah Dasan Sari. Untuk mencari solusi bersama untuk menangani maraknya pembuangan sampah di TPS liar tersebut.

“Saya sudah bicara pada pak lurah, apa yang bisa kami siapkan dan saya tekankan ke pak lurah, tolong dijaga agar warganya tidak membuang sampah sembarangan,” terang Irwan, kemarin (29/3).

Masih teringat jelas diingatan Irwan, saat jalan itu diperbaiki kemudian dipercantik dengan taman. Warga Dasan Sari sepakat tidak akan membuang sampah di sana. Namun sekarang faktanya berkata lain. Masih banyak warga yang membuang sampah ditempat yang sama.

Ia menyebut, dulu di Dasan Sari bahkan sudah dibangun TPS. Akan tetapi karena berada di wilayah yang padat penduduk, akhirnya masyarakat sendiri yang membongkar. Maka solusi pembuangan sampah diarahkan ke TPS Lawata.

Masalah baru muncul lagi, ternyata pembuang sampah yang menggunakan gerobak, kebingungan harus membuang sampah ke mana. Terutama setelah TPS sementara di wilayah Dasan Sari dibongkar.

“Karena persoalan di sana karena masyarakat sendiri yang membongkar TPS sementara, jadilah seperti sekarang buang sampah di seberang jalan,” jelas Irwan.

Sebenarnya, persoalan TPS liar bukan hal yang baru dihadapi Dinas LHK Kota Mataram. Tidak hanya di wilayah Dasan Sari saja. Berdasarkan pantauan pihaknya, di Kota Mataram ada 10 TPS liar yang tersebar di beberapa titik. Seperti di Jalan Arya Banjar Getas Tanjung Karang, Jalan Ahmad Yani Selagalas dan masih banyak lagi.  “Setelah kami pantau jumlahnya kurang lebih 10 titik,” tegasnya.

Irwan menegaskan, pihaknya telah melakukan segala cara untuk menertibkan TPS liar tersebut. Bahkan pemasangan spanduk tidak pernah diindahkan masyarakat. Alhasil, mau tidak mau Dinas LHK Kota Mataram tetap melakukan sistem angkut buang.

Jika masyarakat beralasan bahwa TPS lokasinya jauh, masing-masing lingkungan sudah diberikan fasilitas kendaraan kuning roda tiga. “Tolonglah kami dibantu, terutama pihak kelurahan karena kalau sudah berbicara soal kesadaran, semua pihak punya tanggung jawab,” tandasnya. (yun/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks