Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cegah Sebaran Korona, Pasar Mandalika Terapkan Lapak Berjarak

Administrator • Selasa, 5 Mei 2020 | 23:48 WIB
SUPAYA AMAN: Pemkot Mataram memberi tanda berupa kotak putih, yang nantinya ditempati pedagang di Pasar Mandalika, sebagi ikhtiar pencegahan Covid-19, Senin (4/5) (Ivan/Lombok Post)
SUPAYA AMAN: Pemkot Mataram memberi tanda berupa kotak putih, yang nantinya ditempati pedagang di Pasar Mandalika, sebagi ikhtiar pencegahan Covid-19, Senin (4/5) (Ivan/Lombok Post)
MATARAM-Penerapan physical distancing antara pedagang di pasar tradisional, terus dimatangkan Pemkot Mataram. ”Kita siapkan di (pasar) Mandalika dan Kebon Roek,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) H Amran M Amin, Senin (4/5).

Persiapan di Pasar Mandalika sudah dilakukan beberapa hari terakhir. Amran menyebut, sebagian pedagang akan berjualan di jalan, tepat di depan pasar. Guna mengurangi kepadatan di areal dalam.

Jalan di sisi utara pasar, telah diberi tanda. Dengan cat putih yang membentuk kotak. Jarak antara satu kotak dengan kotak lainnya mencapai sekitar dua meter. Di kotak putih itulah pedagang menjajakan dagangannya.

”Nanti setiap pedagang akan diberikan payung, agar tidak kepanasan saat berjualan,” ujarnya.

Untuk penataaan di Pasar Mandalika, Disdag Kota Mataram bekerjasama dengan Pemprov NTB. Fasilitas pendukung seperti payung, nantinya akan disediakan pemprov.

”Peralatan yang dibutuhkan belum rampung. Kalau memang sudah ada, bisa langsung action,” jelas Amran.

Persiapan juga dilakukan di Pasar Kebon Roek. Beberapa pedagang yang menempati areal parkir di depan pasar, satu per satu dipindah ke lantai dua. Hari ini rencananya pemkot akan melakukan penyekatan di antara lapak pedagang.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, ketika muncul wabah Korona, terjadi penurunan jumlah pedagang pasar. Dengan rata-rata seluruh pasar mencapai 30 persen.

”Tapi pas Ramadan ini, terjadi peningkatan lagi untuk pedagang musimannya,” kata Mahmuddin.

Kondisi tersebut tentu tidak menguntungkan bagi upaya pencegahan Covid-19. Karena itu, Pemkot Mataram bakal melakukan penataan ulang. Jarak antar pedagang di seluruh pasar tradisional. Dimulai dari Pasar Kebon Roek.

Kondisi Pasar Kebon Roek, banyak pedagang yang berkumpul di satu titik. Di bagian depan pasar. Sehingga menimbulkan kepadatan. ”Lantai dua itu kan sudah dibersihkan, dipindahkan ke sana semuanya,” ujarnya.

Selain itu, seperti arahan dari wali kota dan wakil wali kota, setiap pedagang maupun pengunjung wajib memakai masker. Bagi pedagang yang tidak mematuhi, mereka tidak diperbolehkan untuk berdagang.

Lebih lanjut, lapak berjarak akan diterapkan di seluruh pasar tradisional. Jika kondisi lahan pasar sempit, pemkot membuka peluang untuk menyiapkan lapak sementara. ”Tapi kalau dari kajian Disdag, masih memungkinkan untuk lapak berjarak tanpa dibuatkan lapak baru,” jelas Mahmuddin. (dit/r3)

  Editor : Administrator
#Corona Virus #Headline #Pasar mandalika