“Ini merupakan lomba penulisan nasional yang kedua kami laksanakan . Sebelum pandemi, kami juga pernah menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat nasional. Sekarang kami bekerja sama dengan Museum NTB untuk menggelar acara ini,” terang Pembina Pertama Yayasan Rizki Prima Sentosa Rosyid Ridho kepada Lombok Post.
Ia menjelaskan awalnya peserta MEC ini diikuti 348 karya essai. Antusias para mahasiwa begitu tinggi mengikuti lomba ini mengingat kegiatannya di Lombok mengambil Tema Mandalika. Dari ratusan karya essai yang dikirim peserta, terpilih 22 finalis atau tim yang hadir dengan 42 peserta. Satu tim terdiri dari dua bahkan tiga orang. Namun ada juga yang perorangan memaparkan essay-nya.
“Tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkembangkan penalaran dan penelitian di tingkat pemuda dan mahasiswa. Sehingga dapat menjadi sumbangsih literasi dan ide untuk Indonesia yang lebih baik,” jelas Dosen Fakultas Teknologi Pangan Unram tersebut.
Branding Mandalika sengaja dipilih agar menarik dan memudahkan para mahasiwa untuk mengetahui jika kegiatan ini akan digelar di Lombok dengan Mataram sebagai tuan rumah. Karena branding MotoGP Mandalika sudah cukup populer di Indonesia.
Dalam MEC ini, dewan juri didatangkan dari kalangan akademisi dan guru besar Unram. Mereka yakni Prof Suhubdy, Ir I Wayan Sweca Yasa M.Si, dan Oryza Pneumatica Inderasari, S.Sos, M.Sosio
Ketua Panitia Mandalika Essay Competition Syafar Algazali Hidayat mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa menggerakkan mahasiswa di bidang penelitian dan pengabdian. Melalui event ini, pemuda dari berbagai Universitas berkumpul memaparkan gagasannya.
“Ada peserta dari Universitas Andalas Sumatera, Institut Pertanian Bogor, Universitas Hasanudin Makassar, Universitas Ganesha Bali dan sejumlah Universitas yang ada di Indonesia,” paparnya.
Tema besar MEC adalah melahirkan ide Kreatif dan inovasi untuk Indonesia emas. Selain lomba essai, ada sejumlah agenda yang juga akan diselenggarakan panitian. Diantaranya aksi bersih pantai hingga trip trip ke Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah. Sekaligus ini ajang promosi mengenalkan Lombok dan NTB kepada para mahasiswa se-nusantaran. (ton/r3) Editor : Administrator