LombokPost – Sebelum lintasan Pertamina Mandalika International Circuit dipenuhi deru motor peserta Pertamina Enduro VR46 Riders Academy, ada satu agenda penting yang selalu mengawali hari, Morning Circuit Inspection.
Inilah momen krusial yang menentukan kesiapan sirkuit sebelum digunakan untuk aktivitas track day berskala internasional.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan bahwa inspeksi sirkuit di pagi hari merupakan prosedur wajib yang tidak bisa dilewatkan dalam setiap event.
“Morning Circuit Inspection ini selalu dimulai pagi untuk melihat kesiapan sirkuit. Jadi sebelum diserahterimakan kepada tim, semuanya harus dipastikan siap,” ujar Priandhi Satria .
Pada hari pelaksanaan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy, tim MGPA sudah bergerak sejak pukul 07.00 WITA, satu jam sebelum peserta dan tim datang ke sirkuit.
Beberapa garasi, mulai dari nomor 31 hingga 40, telah disiapkan khusus untuk kebutuhan tim VR46 Riders Academy.
Inspeksi ini melibatkan lintas divisi MGPA, mulai dari Operation, Motorsport, hingga Commercial.
Menurut Priandhi, keterlibatan semua divisi ini penting agar kesiapan sirkuit dilihat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi lintasan, tetapi juga fasilitas dan layanan pendukung.
“Yang kami periksa itu semuanya. Operation memeriksa kebersihan dan kebutuhan limbah oli, Motorsport memeriksa kesiapan track, pit lane, garasi, dan perlengkapan elektronik, sementara Commercial memastikan apa yang dijanjikan kepada klien sudah benar-benar siap,” jelasnya.
Proses track inspection ini dipimpin langsung oleh Alya Rahma selaku Chairman event Pertamina Enduro VR46 Riders Academy.
Bersama Priandhi Satria dan tim lintas divisi di MGPA (Motorsport, Operation, Commercial) Alya memimpin pengecekan dari pintu paddock hingga ke lintasan utama.
“Di pagi hari, biasanya kami melakukan track inspection untuk memastikan semua yang ada di sirkuit ini siap digunakan, mulai dari garasi, royal box, toilet, semuanya dan perlengkapannya ready untuk digunakan di hari event,” ungkap Alya Rahma.
Rangkaian inspeksi dimulai dari area paddock dan garasi.
Setiap detail diperiksa, mulai dari kebersihan selasar dan toilet, hingga kelengkapan di dalam garasi seperti meja, kursi, TV, dan sound system.
Tim Commercial memastikan seluruh fasilitas yang dijanjikan kepada klien telah terpasang dan berfungsi dengan baik.
“Kalau Commercial menjanjikan ada sound system, TV di dalam garasi, dan kebutuhan lainnya, itu harus sudah siap sebelum dipergunakan,” kata Priandhi Satria .
Dari garasi, tim bergerak ke pit lane. Umbul-umbul, banner, hingga LED Grand Prix yang menampilkan logo dan visual event dicek satu per satu.
Setelah itu, tim Motorsport masuk ke lintasan untuk memastikan kondisi trek benar-benar aman.
Perhatian ekstra diberikan pada tikungan, terutama di musim hujan.
Potensi kerikil, binatang melata, hingga foreign object debris menjadi fokus utama pemeriksaan, termasuk memastikan brake marker dan gravel trap tetap tertata sesuai standar keselamatan.
Setelah seluruh tahapan rampung, tepat pukul 08.00 WITA sirkuit resmi diserahterimakan kepada pihak Pertamina VR46 Riders Academy untuk digunakan hingga sore hari.
Namun, Priandhi menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti setelah serah terima.
“Bukan berarti setelah diserahterimakan lalu selesai. Dari pagi sampai sore, tim Operation, Motorsport, dan Commercial tetap mendampingi. Kalau ada kerikil, tumpahan air atau oli mesin, tim langsung masuk untuk membersihkan demi safety berkendara,” tegasnya.
Bagi Alya Rahma, track inspection menjadi pondasi utama kelancaran kegiatan track day yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
“Untuk kegiatan hari ini dari Pertamina Enduro VR46 Riders Academy sendiri, mulai jam 8 hingga sore hari dilaksanakan track day,” jelas Alya Rahma.
Melalui prosedur berlapis inilah, Pertamina Mandalika International Circuit memastikan setiap event internasional berjalan aman, profesional, dan sesuai standar sirkuit kelas dunia, bahkan sejak pagi hari, sebelum satu pun motor melaju di lintasan.
Editor : Kimda Farida