Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wajah Baru SMAN 9 Mataram: Lebih Humanis Lewat Gerakan Sekolah Ramah Anak

Rosmayanthi • Kamis, 5 Februari 2026 | 12:43 WIB

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kebutuhan pendidikan karakter modern di lingkungan SMAN 9 Mataram.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kebutuhan pendidikan karakter modern di lingkungan SMAN 9 Mataram.
LombokPost – Komitmen SMAN 9 Mataram dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan humanis terus digalakkan.

Salah satu terobosan utamanya adalah pengoptimalan peran Tim Disiplin Positif (DISPO), yang kini menjadi garda terdepan dalam penegakan tata tertib sekolah tanpa mengandalkan hukuman fisik.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kebutuhan pendidikan karakter modern di lingkungan SMAN 9 Mataram.

Tim DISPO, yang terdiri dari kolaborasi guru Bimbingan Konseling (BK), kesiswaan, dan perwakilan guru mata pelajaran, secara intensif mulai menerapkan pendekatan baru ini sejak awal semester genap tahun ajaran ini.

Kepala SMAN 9 Mataram Nengah Istiqomah, M.Pd mengungkapkan bahwa pembentukan Tim DISPO bertujuan untuk mengubah mindset penegakan disiplin.

"Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti siswa, melainkan membangun kesadaran internal. Kami ingin siswa disiplin karena mereka paham tanggung jawab, bukan karena takut dihukum," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Tim DISPO tidak lagi menggunakan sistem poin pelanggaran yang kaku atau hukuman fisik. Sebaliknya, mereka menerapkan metode Restitusi.

Mekanismenya, setiap pagi Tim DISPO menyambut siswa di gerbang sekolah dengan senyum, sapa, dan salam (3S).

Jika ditemukan siswa yang melanggar, seperti terlambat atau tidak rapi, petugas tidak langsung memarahi.

Siswa diajak berdialog untuk menemukan solusi atas kesalahannya dan membuat kesepakatan untuk memperbaiki diri. Pendekatan persuasif dan dialogis inilah yang menjadi kunci utama.

Dampak dari penerapan disiplin positif ini mulai terasa pada iklim akademik sekolah. Hal ini terlihat jelas saat pelaksanaan ujian praktik sekolah pekan lalu.

Para siswa tampak lebih percaya diri dan ekspresif dalam mempresentasikan tugas mereka, seperti pada ujian praktik Bahasa Inggris berupa demonstrasi Procedure Text.

Kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab ini dinilai sebagai buah dari rasa aman yang dibangun oleh Tim DISPO.Dengan adanya Tim DISPO, SMAN 9 Mataram berharap dapat menjadi model sekolah di Mataram yang sukses mencetak generasi cerdas berkarakter tanpa kekerasan.

Editor : Siti Aeny Maryam
#SMAN 9 Mataram #kepala sekolah #Istiqomah #siswa