Pemain asal Georgia yang mengenakan nomor punggung 7 ini membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar talenta biasa, melainkan ancaman nyata di lini depan bagi siapa pun lawan yang dihadapi.
Dikutip dari data Transfermarkt dan ESPN, pemain yang akrab disapa dengan julukan "Kvaradona" ini memiliki nilai pasar yang sangat fantastis, yakni mencapai lebih dari Rp 1,5 triliun (setara €100 juta lebih).
Bakat besarnya memang sudah tercium sejak lama, bahkan ia pernah masuk dalam jajaran 60 talenta muda terbaik dunia versi The Guardian pada 2018 silam.
Lahir di Tbilisi, Georgia, pada 12 Februari 2001, Kvaratskhelia kini telah berusia 25 tahun.
Sebelum mendarat di Paris pada 17 Januari 2025 dengan kontrak hingga Juni 2029, ia sempat menjadi pahlawan di Italia bersama Napoli.
Di sana, ia tidak hanya mempersembahkan gelar Serie A, tetapi juga menyabet gelar Pemain Terbaik (MVP) Serie A musim 2022-23.
Kariernya di PSG pun tergolong sangat mengilap.
Hanya dalam waktu singkat, ia sudah membantu klub berjuluk Les Parisiens itu memborong berbagai trofi prestisius, mulai dari gelar Ligue 1, Piala Prancis, hingga mahkota paling bergengsi, Liga Champions UEFA 2024–25.
Statistiknya di lapangan juga sangat berbicara. Di kompetisi Ligue 1 musim 2025-26, Kvaratskhelia telah mencatatkan 13 penampilan sebagai starter dengan koleksi 4 gol dan 3 assist.
Keunggulannya terletak pada kelincahan dan kemampuan kedua kakinya yang sama-sama mematikan, membuatnya sangat fleksibel untuk dimainkan sebagai penyerang sayap kiri maupun gelandang serang.
Meski PSG sempat menelan kekalahan tipis dari Chelsea di final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, aksi individu Kvaratskhelia tetap menjadi sorotan utama yang membuat barisan pertahanan The Blues jatuh bangun.
Di level internasional, ia juga menjadi tumpuan utama tim nasional Georgia dengan catatan mengesankan 20 gol dari 47 penampilan.
Dengan usia yang masih produktif dan kualitas yang terus meningkat, Khvicha Kvaratskhelia kini bukan lagi sekadar bayang-bayang legenda, melainkan bintang utama yang siap membawa PSG terus merajai Eropa di bawah asuhan pelatih Luis Enrique.
Editor : Marthadi