alexametrics
Minggu, 19 September 2021
Minggu, 19 September 2021

Harga Obat Terapi Covid-19 Diklaim Bisa Terjangkau

PIMPINAN DPR RI meninjau Kimia Farma di Bandung. Mereka ingin memastikan kesiapan BUMN tersebut untuk memproduksi obat-obatan terapi Covid-19. Dengan kemampuan maksimal produksi dua juta dosis per hari, dewan menilai itu sebagai kabar gembira.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan, selama ini masyarakat sudah mengenal Avigan untuk terapi Covid-19. Kimia Farma pun siap memproduksi obat dengan jenis yang sama bernama generik favipiravir. Hal tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan obat untuk penanganan virus Covid-19. ”Insya Allah dengan Kimia Farma dan beberapa pabrik lainnya, kebutuhan obat antivirus akan segera terpenuhi dengan harga yang relatif terjangkau,” jelas Dasco dalam kunjungannya.

Favipiravir ini menjadi yang pertama beredar di pasaran nanti. Dasco menambahkan, nanti ada obat-obat lain seperti molnupiravir. Obat tersebut saat ini tengah dalam proses uji klinis antigen dan ditargetkan selesai pada Oktober 2021.

Menurut Dasco, kehadiran obat-obat itu juga menjadi kabar baik karena pasien diharapkan tidak lagi minum terlalu banyak obat ketika terpapar Covid-19. ”Kalau ada yang Covid dikasih minum itu, tidak dicampur-campur dengan yang lain-lain, insya Allah baikan. Ini merupakan kabar gembira buat dunia kesehatan kita,” lanjutnya.

Selain Dasco, beberapa anggota DPR lain juga turut hadir meninjau ke Kimia Farma. Antara lain Wakil Ketua Komisi IX Emanuel Melkiades Laka Lena, anggota komisi VI Andre Rosiade, anggota komisi III Dari Yuliati, dan anggota komisi IV Charles Meikyansyah.

 

Vaksinasi Gotong Royong

 

Di sisi lain, pemerintah berharap program vaksinasi Covid-19 gotong royong berjalan maksimal. Apalagi, stok vaksin Sinopharm yang digunakan untuk program tersebut kembali tiba di Indonesia.

Sebanyak 1,5 juta dosis atau 750 ribu vial vaksin Covid-19 merek Sinopharm tiba di Indonesia kemarin. Kedatangan itu melanjutkan 6 juta dosis vaksin Covid-19 Sinopharm yang lebih dulu masuk ke sini. Dengan demikian, secara keseluruhan, sudah ada 7,5 juta dosis vaksin Sinopharm yang diterima Indonesia. Kedatangan kemarin dipantau langsung oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury.

”Vaksinasi gotong royong didasari semangat kolaborasi dan bahu-membahu. Apalagi, ini meringankan beban pendanaan pemerintah Indonesia,” katanya.

Kedatangan 1,5 juta dosis vaksin Sinopharm tersebut merupakan bagian dari kontrak pasokan vaksin Covid-19 oleh Kimia Farma dengan Sinopharm. Total pasokan dalam kontrak itu mencapai 15 juta dosis. Seluruhnya digunakan untuk vaksinasi gotong royong.

Pemerintah menargetkan penyuntikan 20 juta dosis vaksin Covid-19 tahun ini melalui skema vaksinasi gotong royong. Data sampai 26 Juli lalu, distribusi vaksin untuk vaksinasi gotong royong ke perusahaan pelaksana baru mencapai 1,92 juta dosis.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Kamdani menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen membantu pemerintah dan masyarakat untuk menekan penularan Covid-19. Salah satu upayanya, meluncurkan program Kadin Indonesia Perang Melawan Pandemi. Program itu tidak hanya meliputi kegiatan vaksinasi, tetapi juga suplai peralatan kesehatan, rumah oksigen, sembako, obat-obatan, dan lainnya.

Dia menegaskan, ke depan vaksinasi gotong royong dipercepat. Dengan begitu, para pekerja seperti buruh, karyawan, pelaku usaha, dan lainnya dapat terlindungi. ”Sehingga kegiatan ekonomi tetap berjalan dan tentu tetap mengikuti aturan pemerintah,” jelasnya. (wan/deb/c14/ttg/JPG/r6)

 

Situasi Terkini Harga Obat Terapi Covid-19

 

IVERMECTIN

  • Di marketplace dijual Rp 16.750 per tablet
  • HET Ivermectin Rp 7.500 per tablet

 

FAVIPIRAVIR 200 MG

  • Di marketplace produksi Kimia Farma merk Avigan dan Avicov dijual Rp 35.000-85.000 per tablet
  • HET Favipiravir 200 mg Rp 22.500 per tablet

 

OSELTAMIVIR 75 MG

  • KPPU masih menemukan harga Rp 67.500 per kapsul
  • HET Oseltamivir 75 mg Rp 26.000 per kapsul

 

ANTIBIOTIK AZITHROMYCIN

  • KPPU menemukan harga Azithromycin 500 mg Rp 40.000 per tablet
  • HET antibiotik ini Rp 1.700 per tablet

 

AZITHROMYCIN 0,5 G

  • Dijual Rp 100.000 per vial
  • HET obat ini Rp 95.400 per vial

 

REMDISIVIR 100 MG

  • Per vial injeksi paten dijual Rp 1.550.000 – Rp 1.800.000
  • HET obat ini Rp 510.000 per vial

 

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks