alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Korona Mengancam, Besar Peluang Penyelenggaraan Haji Tahun ini Ditunda

JAKARTA–Isu ditiadakannya penyelenggaraan ibadah haji 2020 oleh pemerintah Arab Saudi kembali mencuat kemarin (4/1). Tepatnya setelah Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhamad Saleh Banten menyampaikan supaya umat Islam di seluruh dunia untuk menunda pembayaran haji.

Menanggapi pernyataan itu, pemerintah Indonesia mengklarifikasi bahwa belum ada keputusan resmi dari pemerintah Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji 2020. Pemerintah Arab Saudi belum memutuskan di tengah upaya mereka menekan kasus wabah Covid-19, penyelenggaraan haji 2020 ditunda atau dijalankan.

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Achmad Rizal Purnama mengungkapkan, bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pasti dari otoritas Saudi terkait pelaksanaan haji 2020. Dari berbagai komunikasi yang dilakukan baik dengan Kedutaan Saudi di Jakarta, maupun KBRI di Riyadh, informasi yang disampaikan baru seputar himbauan penundaan pembayaran komitmen baru terkait pembayaran-pembayaran haji.

’’Hingga pagi ini (1/4), belum ada keputusan secara resmi mengenai pelaksanaan ibadah haji apakah dilakukan atau tidak,’’ ujarnya. Kendati demikian, lanjut dia, Saudi berjanji akan segera memberikan keputusan mengenai pelaksanaan ibadah haji tersebut di tengah pandemic Covid-19 ini.

Saat ini, pihak Saudi masih terus mengikuti dan mencermati perkembangan pandemi tersebut untuk dijadikan pertimbangan pengambilan keputusan. ’’Yang jelas isu ini kerap kita angkat karena berkaitan dengan hajat masyarakat. Dan pemerintah Saudi menekankan bahwa mereka terus mengikuti perkembangan,’’ paparnya.

Juru bicara Kementerian Agama (Kemenag) Oman Fathurahman mengatakan yang dikatakan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi itu adalah permintaan umat Islam di penjuru dunia untuk menunda pembayaran kontrak apapun sampai ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi. Dosen UIN Jakarta itu mengatakan konteks yang disampaikan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi itu adalah kontrak pelayanan haji.

Oman mengingatkan Kemenag mendapatkan mandat undang-undang sebagai penyelenggara ibadah haji. Untuk itu Kemenag berkomitmen menyelenggarakan haji semaksimal mungkin di tengah wabah Covid-19 yang mendunia. ’’Sepanjang pihak Saudi belum menyampaikan pemberitahuan secara resmi kepada Kementerian Agama terkait pembatalan haji tahun ini, kami tetap berproses seperti biaya,’’ tuturnya.

Sementara itu di tengah terus bertambahnya kasus penularan virus korona di Indonesia, Kemenag mengubah skema pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag membatasi pelunasan BPIH hanya melalui mekanisme online atau non teller. Mekanisme ini berlaku sampai 21 April depan.

Selain itu Kemenag juga memperpanjang masa pelunasan BPIH tahap pertama. Semula masa pelunasan tahap bertama dibuka sampai 19 April. Kemudian kebijakan yang baru, diperpanjang sampai 30 April. Jika sampai penutupan pelunasan tahap pertama masih ada sisa kursi, dibuka pelunasan tahap kedua pada 12-20 Mei.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhadjirin Yanis mengatakan dengan mekanisme non teller, maka tidak ada lagi antrian di bank. Sehingga bisa mencegah potensi penularan virus korona. Muhadjirin mengingatkan kebijakan yang sudah ditetapkan ini bersifat sementara. Kemenag akan terus memantau perkembangan terkini penanganan wabah Covid-19 di Indonesia.

Data Kemenag hingga 31 Maret menyebutkan ada 94.416 calon jamaah haji (CJH) melunasi BPIH. Perinciannya adalah 88.461 orang melunasi dengan cara tatap muda di teller bank. Kemudian hanya 6.071 orang melunasi secara online atau non teller.

Pelunasan terbanyak ada di Provinsi Jawa Barat sebanyak 21.596 orang. Kemudian Provinsi Jawa Timur 16.292 orang, Jawa Tengah 12.914 orang, Banten 5.437 orang, dan DKI Jakarta 3.890 orang. Kuota haji tahun ini ditetapkan 204 ribu orang. Dengan perincian 203.320 kursi untuk jamaah haji regular dan 17.689 kursi jamaah haji khusus. (mia/wan/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks